Beranda Hukum Kriminal Syahri Mulyo Bisa Bebas Demi Hukum, Jika…

Syahri Mulyo Bisa Bebas Demi Hukum, Jika…

BERBAGI
Bupati Tulungagung non aktif, Syahri Mulyo

Tulungagung, AGTVnews.com – Sesuai dengan peraturan yang berlaku, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki tenggat waktu maksimal hingga 120 hari dalam menahan seorang tersangka. Waktu tersebut merupakan total perpanjangan masa penahanan yang diberikan kepada penyidik untuk melengkapi bukti-bukti dan menyerahkannya kepada Kejaksaan.

Dengan aturan tersebut, artinya jika sampai 07 Oktober mendatang kasus Syahri Mulyo tidak dilimpahkan ke Kejaksaan, maka kemungkinan bupati Tulungagung tersebut akan bebas demi hukum.

Menurut pengamat Hukum sekaligus pengacara asal Tulungagung, Heri Widodo jika dihitung mulai pertama kali menyerahkan diri ke KPK pada awal bulan Juli yang lalu hingga 07 Oktober mendatang, total sudah 120 hari KPK menahan Syahri Mulyo.

Apabila setelah tanggal 07 Oktober berkas kasusnya tidak dilimpahkan ke Kejaksaan, maka Syahri bisa saja bebas.

 

|video rekomendasi untuk anda:

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=9NeqFoyqMI4?showinfo=0&w=480&h=270]

 

 

“Jadi KPK itu punya hak 120 hari menahan tersangka, kemarin itu penahanan kemudian perpanjangan ijin kejaksaan dan terakhir itu ijin pengadilan. Ketika semua itu dilalui dengan batasan maksimal 120 hari, maka tak mau harus sudah dilimpahkan ke kejaksaan kalau samapi ndak dilimpahkan maka pak Syahri bisa bebas demi hukum,” ujar Heri, Jumat (5/10/2018).

| Baca Juga:  Belum Dapat Rekom KPK, Pemkot Blitar Anggarkan Pembangunan SMP Negeri 3

Heri mengaku KPK sebagai lembaga besar pasti akan bekerja dengan sangat keras dan teliti dalam memutuskan nasib seseorang.

Apalagi sejak pertama kali terjadi Operasi Tangkap Tangan di Blitar pada awal bulan Juli yang lalu, Syahri Mulyo telah ditetapkan sebagai tersangka bersama Wali kota Blitar Samanhudi, Kontraktor Swasta Susilo Prabowo, Mantan Kepala Dinas PUPR Tulungagung Sutrisno dan rekanannya Agung.

Berdasarkan informasi yang diterima, mulai dari pertama kali ditahan hingga saat ini, Syahri Mulyo telah menjalani 4 kali pemeriksaan sebagai tersangka, pemeriksaan terakhir dilakukan 2 minggu sebelum pelantikan.

“Sudah diperiksa 4 kali, terakhir diperiksa 2 minggu sebelum pelantikan kemarin,” tegasnya.

| Baca Juga:  Bupati Jombang Dikabarkan Terciduk KPK

Saksi yang dihadirkan oleh KPK juga cukup banyak. Heri menegaskan ada lebih dari 100 saksi yang dihadirkan untuk membuat kasus tersebut jelas. Mulai dari Sekda, kepala Dinas, Kepala Badan, Kabid, Kasi hingga rekanan kontraktor pihak ketiga.

“iya memang sudah ada lebih dari 100 saksi yang diperiksa, mulai dari Sekda, kepala, Kasi maupun para rekanan,” imbuhnya.

Meski demikian, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan kabar bahwa kasus Syahri Mulyo telah dilimpahkan ke Kejaksaan. Dari sekian banyak yang ditetapkan menjadi tersangka baru satu yang telah dilimpahkan ke kejaksaan dan saat ini sedang menjalani proses persidangan, yakni tersangka atas nama Susilo Prabowo.

Diketahui Susilo Prabowo merupakan pihak ketiga yang diduga kuat memberikan suap kepada walikota blitar dan bupati Tulungagung agar tender sejumlah proyek di wilayah tersebut jatuh ke tangannya.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma