Beranda Pemerintahan Belum Dapat Rekom KPK, Pemkot Blitar Anggarkan Pembangunan SMP Negeri 3

Belum Dapat Rekom KPK, Pemkot Blitar Anggarkan Pembangunan SMP Negeri 3

BERBAGI
bangunan gedung SMP Negeri 3 yang mangkrak.(foto: Ana Alana)

AGTVnews.com – Pemerintah Kota Blitar hingga saat ini belum mendapatkan rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melanjutkan pembangunan SMP Negeri 3 Kota Blitar. Namun demikian pemkot tetap mengalokasikan anggaran untuk kelanjutannya sebesar Rp 23 miliar.

Wakil Walikota Blitar, Santoso mengatakan, meski belum ada rekomendasi namun Pemkot tetap menngalokasikan anggaran untuk pembangunan SMP Negeri 3 tahap kedua. Dengan demikian, di tahun 2019 nanti ketika sudah ada rekomendasi anggaran untuk pembangunan siap digunakan.

“APBD 2019 nanti sebagian besar memang dialokasikan untuk kesehatan dan pendidikan. Meski belum ada rekomendasi namun memang tetap dianggarkan. Sehingga nanti jika sudah ada rekom atau sudah ada lampu hijau pembangunan bisa segera dilaksanakan,” terang Santoso, Selasa (6/11/2018).

Terpisah, sekretaris Dinas Pendidikan Kota Blitar Dindin Alinurdin mengatakan, akhir tahun 2018 Pemkot Blitar akan mereview perencanaan pembangunan tahap dua SMP Negeri 3.

| Baca Juga:  KPK Sita Aset Milik Rekanan dan Adik Ipar Sutrisno

|simak video berita terkait:

 

sepeda gratis

 

Dengan begitu, pada awal 2019, Pemkot Blitar bisa segera melaksanakan lelang pengerjaan pembangunan gedung. Diharapkan pelaksanaan pembangunan bisa dimulai segera awal 2019.

“Hampir sama seperti anggaran 2018 sekitar Rp 23 miliar. 2019 nanti pembangunan akan dilaksanakan sesuai tahapan. Akhir tahun ini akan ada review perencanaan pembangunan,” jelas Dindin Alinurdin.

Sebelumnya, proyek pembangunan SMP Negeri 3 sempat terhenti. Proyek itu mandek, setelah KPK menetapkan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar menjadi tersangka kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan gedung baru SMP Negeri 3 di Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.

Selama 2018, Pemkot Blitar belum berani melanjutkan pembangunan karena proyek itu masih menjadi objek penyidikan KPK, yang dimulai pada 2017. Pada pembangunan tahap pertama, Pemkot Blitar mengalokasikan anggaran Rp 11,5 miliar.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here