Beranda Hukum Kriminal Disebut Mendanai Akun Puji Ati, Ini Jawaban Pejabat Tulungagung

Disebut Mendanai Akun Puji Ati, Ini Jawaban Pejabat Tulungagung

BERBAGI
Plt Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo

AGTVnews.com – Pengelola akun fitnah dan kebencian asal Tulungagung, Puji Ati, sudah resmi ditahan penyidik Satreskrim Polres Tulungagung. Namun, orang dibalik akun tersebut, yakni Rohmad Koerniawan (38 tahun) tidak berhenti menebar ancaman.

Kepada penyidik yang memeriksanya, Rohmad mengaku setiap unggahan statusnya di media sosial Facebook atas suruhan orang lain. Beberapa orang tersebut merupakan pejabat di lingkup Pemkab Tulungagung dan menjabat sebagai kepala dinas.

Salah satu nama yang disebut Wawan, panggilan Rohmad Koerniawan, adalah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung, Tranggono Dibyo.

Pejabat muda yang karirnya cukup meroket tersebut terang saja membantah dan menyebut tuduhan itu ngawur dan tidak berdasar. Tranggono menolak tuduhan mensuplai data apalagi mendanai akun Puji Ati. Bahkan dirinya tidak pernah bertemu tersangka Wawan.

| video berita terkait:

Kepada wartawan yang mengkonfirmasi, Tranggono mengaku pernah dihubungi via sambungan telepon oleh seseorang yang memperkenalkan dirinya sebagai Puji Ati dan memamerkan beragam peralatan canggih miliknya.

| Baca Juga:  Lakukan Rekonstruksi Pembacokan Adik Ipar, Pelaku Terlihat Bersemangat

“Jadi terkait pernyataan admin Puji Ati di Polres bahwa saya yang menyuruh dia membuat facebook dan mendanainya itu tidak benar. Dia pernah telepon katanya punya alat alat canggih itu saja, saya tidak pernah ketemu,” ujarnya, Senin (26/11/2018).

Dijelaskan, dalam telepon tersebut, dirinya hanya mendengarkan bahwa seseorang yang mengaku akun Puji Ati tersebut akan mengobrak abrik Pemkab Tulungagung dengan peralatan canggih yang dimilikinya.

Setelah telepon pertama itu, beberapa kali dirinya dihubungi namun enggan mengangkat. “Jadi dia pamer punya alat canggih dan ingin mengobrak abrik (membuka aib) pemerintahan, sudah itu yang saya ingat,” tegasnya.

Suatu kali, seingat Tranggono, dirinya pernah mengangkat telepon masuk dan selanjutnya mengaku sebagai Puji Ati. Tapi orang tersebut malah meminta pemancar radio yang disita oleh Balai Monitoring (Balmon) Provinsi Jawa Timur.

| Baca Juga:  Avansa di Tulungagung Terbakar Pengemudi Menghilang

“Terakhir komunikasi itu dia minta pemancar radio hasil sweeping, ya saya sampaikan yang mengadakan sweeping itu Balmon, kalau mau tahu alamatnya Balmon ya saya beri tahu, udah itu saja terakhir,” pungkasnya.

Menanggapi hal ini, Plt Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo mengatakan sampai saat ini pihaknya masih mempercayakan pengusutan kasus akun Puji Ati kepada pihak kepolisian, termasuk nama pejabat yang diungkapkan.

“Itu kan sudah ada penegak hukum kepolisian, kita tunggu saja hasil penyidikan pihak kepolisian, ini kan masih berlangsung,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Senin (26/11/2018).

Pihaknya enggan gegabah dalam memutuskan, sebab pengakuan tersangka perlu diuji lagi kebenarannya. Pihaknya juga yakin kepolisian tidak mungkin percaya begitu saja degan pengakuan tersangka dan perlu dilakukan pendalaman sehingga suatu perkara bisa dilihat dengan jelas.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor  : Yusuf Saputro