Beranda Hukum Kriminal Petugas Amankan Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa

Petugas Amankan Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa

BERBAGI
pelaku pengeroyokan diamankan petugas.(foto: Firmanto Imansyah)

Tulungagung, AGTVnews.com – Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus pengeroyokan terhadap seorang Mahasiswa di gazebo dekat warung kopi brombong yang ada di Desa Plosokandang kecamatan Kedungwaru Tulungagung.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka tusuk pada bagian punggung. Pengungkapan ini dilakukan, berdasarkan keterangan saksi dan sejumlah video serta foto yang berhasil diperoleh saksi. Ada 6 pelaku pengeroyokan yang diamankan.

Wakapolres Tulungagung, Kompol Andik Gunawan mengatakan, selain mengamankan tersangka, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya bongkahan batu, buah kelapa kering dan botol yang digunakan tersangka untuk menganiaya para korban.

| Baca Juga:  Viral Video Pengeroyokan Jaranan, Polisi Amankan Enam Pelaku

“Ada 6 orang tersangka, 2 diantaranya masih dibawah umur. Mereka ini ditangkap dirumah masing-masing. Penenagkapan dilakukan setelah pihaknya mengembangkan temuan video dan foto usai pengeroyokan tersebut,” ujar Kompol Andik Gunawan, Rabu (14/11/2018).

|simak video berita terkait:

 


 

Wakapolres menambahkan, dalam pengeroyokan tersebut, korban bersama 7 orang lainnya sedang berada di gazebo dekat warung kopi brombong. Tiba-tiba langsung dikeroyok oleh sekelompok pemuda berpakaian hitam.

“Motifnya karena ada euforia, kegembiraan yang berlebihan pada satu kelompok tertentu kemudian melihat kelompok lain yang ada di gazebo akhirnya langsung dikeroyok,” tegasnya.

| Baca Juga:  Serempetan Mobil Dan Motor Berujung Pengeroyokan

Sementara itu, 6 orang yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Rizki Efendi (19 tahun), Muhammad Anggara (22 tahun), Agung Yuliandri (22 tahun), Muhamad Dzulzaili (20 tahun) serta 2 tersangka dibawah umur yakni BG (16 tahun) dan AH (17 tahun). Keenam tersangka merupakan warga desa Banjarsari Kecamatan Ngantru Tulungagung.

Kini ke 6 tersangka diamankan di Mapolres Tulungagung dan dijerat dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma