Beranda Pemerintahan Honorer Non Guru Diusulkan Tunjangan Rp250 ribu

Honorer Non Guru Diusulkan Tunjangan Rp250 ribu

BERBAGI
Adi Suselo, Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Dispendikpora Tulungagung. (foto: firmanto imansyah)

AGTVnews.com – Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengusulkan pemberian uang transport kepada pegawai tidak tetap bukan guru yang mengabdi di sekolah-sekolah. Besaran ‘gaji’ yang diusulkan sebesar Rp 250 ribu tiap bulan.

Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga (Dispendikpora) Kabupaten Tulungagung saat ini telah mengusulkan untuk pemberian uang transport tersebut kepada sekitar 2000 tenaga pendidik non guru yang telah mengabdi di sekolah.

Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Dispendikpora Tulungagung, Adi Suselo mengatakan, usulan tersebut sudah sampai ke Komisi A DPRD Tulungagung, namun belum ada keputusan atas usulan tersebut.

“Sudah kita usulkan ke Dewan, kemarin anggota Komisi A juga sudah meminta data nama-nama tenaga pendidikan yang saat ini masih aktif di sekolah, sudah kami berikan,” ujar Adi, Senin (17/12/2018).

| Baca Juga:  Transmigran Asal Tulungagung Balik Kampung, Disnakertrans Klaim Bukan Karena Diusir

Adi menjelaskan, pemberian uang transport ini merupakan upaya pihaknya untuk mensejahterakan tenaga kependidikan, mulai dari petugas keamanan, petugas kebersihan, operator, petugas perpustakaan dan lain-lain yang ada di dalam lingkup sekolah.

“Ya semua tenaga di lembaga pendidikan yang bukan guru bakal kita usulkan. Mulai dari tukang kebon, penjaga sekolah, operator, satpam, pokoknya yang ada di sekolah itu selain guru,” tuturnya.

Pihaknya berharap usulan pemberian tunjangan uang transport tersebut bisa dikabulkan oleh dewan sebab gaji maupun intensif yang diterima tenaga pendidikan saat ini terbilang sangat kecil dan besarannya tidak sama, tergantung kemampuan masing-masing sekolah.

| Baca Juga:  Tuntut Diangkat Menjadi PNS, Ratusan Guru Honorer di Kabupaten Kediri Gelar Demo

Diharapkan tahun 2019 usulan tersebut sudah bisa dilaksanakan sesuai kemampuan keuangan daerah. Tergetnya akan dilakukan sejak awal tahun namun bisa juga menunggu Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) pada akhir akhir tahun.

Pemberian uang transport bagi tenaga pendidikan selain guru ini diberikan menyusul kebijakan serupa yang telah berjaln untuk guru berstatus PTT di masing masing lembaga sekolah. Besaran uang yang diberikan sama yakni Rp 250 ribu tiap guru tiap bulan.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor  : Linda Kusuma