Beranda Hukum Kriminal Pemkab Tulungagung Pecat Guru Kasus Pungli

Pemkab Tulungagung Pecat Guru Kasus Pungli

BERBAGI
Kabid Pembinaan GTK Dinas Pendidikan pemuda dan Olahraga Tulungagung, Adi Suselo. (foto: firmanto Imansyah)

AGTVnews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung memecat 3 Guru berstatus PNS yang tersangkut kasus hukum dengan kekuatan tetap.

Pemberhentian tidak hormat ini merupakan kelanjutan dari implementasi Keputusan bersama Mendagri, Menteri PANRB dan Kepala BKN nomor 182/6597/SJ, Nomor 15 tahun 2018 dan Nomor 153 / KEP / 2018 tentang penegakan hukum terhadap PNS yang telah dijatuhi hukuman berdasarkan Putusan Pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Pemberian hukuman ini karena melakukan tindakan pidana jabatan atau tindak pidana kejahatan yang ada hubungannya dengan Jabatan.

Kabid Pembinaan GTK Dinas Pendidikan pemuda dan Olahraga Tulungagung, Adi Suselo mengatakan secara resmi pihaknya telah menerima surat pemberhentian tidak hormat atas 3 orang Guru berstatus PNS di pemkab Tulungagung.

|Simak Video berita terkait:

 

| Baca Juga:  Pawai Obor dan Perang Api Sambut Hari Raya Kurban

 

Sebanyak  2 guru terpidana kasus Pungutan Liar PPDB SMP Negeri 02 Tulungagung tahun ajaran 2017/2018, Rudi Bastomi dan Supraptiningsih, sedangkan satu Guru lainnya yakni Suyono yang terjerat korupsi dana BOS SD negeri 01 Campurdarat tahun 2016.

“Sudah diberhentikan, pak Rudi, bu Supraptiningsih dan Pak Yono. Kalau pak Yono ini terpidana kasus korupsi dana BOS tahun 2016, sudah menjalani hukuman juga,” jelas Adi, Rabu (19/12/2018).

Adi menjelaskan, kendati ketiganya sudah menjalani masa hukuman sesuai dengan putusan hakim, dan telah dinyatakan bebas karena telah menghabiskan masa hukumannya. Namun tetap saja aturan pemberhentian ketiganya tetap diberikan oleh Pemkab melalui Plt Bupati Tulungagung.

Pengambilan keputusan pemberhentian dengan tidak hormat ini sudah diperhitungkan dengan cukup matang, termasuk dengan melengkapi bukti bukti salinan putusan atas masing-masing perkara yang menimpa ketiganya.

| Baca Juga:  Belum Ada Izin, Alih Fungsi Eks Retjo Pentung Sudah Berjalan

“Surat pemberhentian dikeluarkan oleh Plt Bupati, namun tetap dengan rekomendasi dan sesuai dengan ketentuan yang ada,” lanjutnya.

Adi menjelaskan, dengan status diberhentikan dengan tidak hormat artinya yang bersangkutan tidak akan menerima tunjangan, gaji dan tunjangan pensiun.

“Otomatis tidak dapat tunjangan pensiun, bahkan pak Yono ini sudah pensiun dan akhirnya SK pensiunnya dicabut dengan adanya ini,” pungkasnya.

Adi berharap dengan adanya pemberhentian ini bisa dijadikan pelajaran oleh Guru maupun PNS lain di lingkup pemkab Tulungagung agar tidak melakukan tindak pidana termasuk tindak pidana korupsi yang imbasnya merugikan banyak pihak.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor : Linda Kusuma