Beranda Hukum Kriminal Pencuri Habisi Nyawa Ibu Muda di Tulungagung dengan Sadis

Pencuri Habisi Nyawa Ibu Muda di Tulungagung dengan Sadis

BERBAGI

AGTVnews.com – Arif Yudianto (30 tahun) pencuri yang membunuh Siti Umi Hanik (36 tahun) ibu muda asal desa Panjererejo kecamatan Rejotangan Tulungagung, mengakui perbuatan sadisnya.

Yudi mengaku merencanakan pembunuhan tersebut sebab beberapa hari sebelumnya dirinya sempat berusaha mencuri motor milik korban namun kepergok korban yang bangun di pagi hari.

Sejak saat itu dirinya tidak ingin berita soal upayanya mencuri itu tersebar akhirnya berencana menghabisi nyawa ibu dua anak tersebut.

Kapolsek Rejotangan, AKP M Tohir dalam press release pengungkapan kasus ini mengatakan, pelaku telah merencanakan aksi tersebut secara matang.

Diceritakan, pelaku mengaku baru saja pulang nonton wayang kulit sekitar pukul 01.00 dinihari. Kemudian duda satu anak tersebut langsung kembali ke rumah untuk mengembalikan sepeda motor miliknya dan mengambil linggis serta obeng dari rumahnya kemudian menuju rumah korban dengan berjalan kaki.

“Jadi sudah direncanakan usai menonton wayang kulit itu, pelaku langsung kembali ke rumah dan mengambil linggis,” ujar AKP Thoir.

| Baca Juga:  Pelaku Pembunuhan Pasutri di Tulungagung Akhirnya Terungkap

Sesampai di rumah korban, sekitar pukul 01.30 dini hari pelaku sengaja mematikan lampu rumah kakak korban dan menunggu reaksi korban.

Selama ini pelaku sudah mengetahui rutinitas korban yang mematikan dan menghidupkan lampu rumah kakaknya sehingga berharap korban akan keluar saat mengetahui lampu dirumah kakaknya mati.

“Nah mulai pukul 01.30 ini pelaku sudah standby di sekitar pohon mangga dekat rumah korban dan rumah kakaknya untuk menunggu korban keluar rumah,” lanjutnya.

Masih menurut Tohir, harapan pelaku terwujud, sekitar pukul 03.30 korban terbangun dan keluar rumah karena mengetahui lampu rumah kakaknya mati, saat itu pelaku langsung bersiap dan memukul tengkuk korban saat akan kembali ke rumahnya usai menyalakan lampu di rumah kakaknya.

Khawatir korban masih hidup, akhirnya pelaku menyeret tubuh korban ke dalam rumah kakaknya dan kembali mengarahkan linggis yang dia bawa ke bagian belakang kepala korban.

| Baca Juga:  10 Kasus Kriminal Paling Heboh di Tulungagung, Ini Daftarnya

“Pertama dipukul saat korban akan kembali masuk rumah lalu korban pingsan, terus dibawa masuk ke dalam rumah dan kembali dipukul sebanyak 4 kali di bagian tengkuk” beber Tohir.

Karena korban dikira masih hidup akhirnya pelaku membalikkan badan korban dan menutupi kepala korban dengan keset, dan lagi lagi memukulnya dengan linggis.

“Nah yang terakhir ini akhirnya diberi keset di wajahnya dan lagi-lagi dipukuli, mungkin itu penyebab dagu korban sampai pecah,” tegasnya.

Usai melakukan aksi sadisnya, pelaku langsung berusaha membawa sepeda motor korban sekaligus membuang alat bukti berupa linggis dan handphone milik korban ke sungai Lodagung yang ada di wilayah Ngunut.

“Untuk barang bukti linggis dan handphone sudah kita temukan, masih di lokasi yang sama di sungai lodagung Ngunut,” pungkasnya.(*)

Reporter : Firmanto Imansyah

Editor: Linda Kusuma