Beranda Hukum Kriminal Amankan Dua Pengedar, Polisi Sita Puluhan Ribu Dobel L

Amankan Dua Pengedar, Polisi Sita Puluhan Ribu Dobel L

BERBAGI
dua pengedar pil koplo yang diamankan satreskoba Polres Blitar Kota. (foto: Ana Alana)

AGTVnews.com – Dua pengedar dobel L diamankan petugas Satres Narkoba Polres Blitar Kota. Pelaku yakni Wahyu Setiadi alias Kancil (24 tahun) dan Farid Yuda Kristanto (29 tahun), keduanya warga Jalan Melati, Kelurahan/ Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.

Dari kedua tersangka, petugas mengamankan barang bukti 25.650 pil dobel L. Puluhan ribu pil koplo tersebut dikemas dalam 27 plastik yang masing-masing berisi 950 butir.

Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar mengungkapkan, penangkapan terhadap kedua tersangka berawal dari informasi masyarakat.

Masyarakat curiga adanya rumah kos Jalan Nias Kota Blitar yang sering dijadikan tempat transaksi pil koplo. Atas dasar informasi ini anggota Satres Narkoba Polres Blitar Kota melakukan penyelidikan.

| Baca Juga:  Ironis, Sebulan Lagi Menikah Justru Tertangkap Jadi Kurir Sabu

|video rekomendasi untuk anda:

 

“Penangkapan terhadap kedua tersangka diawali setelah adanya informasi dari masyarakat jika di sebuah rumah kos di Jalan Nias Kota Blitar sering dijadikan transaksi pil dobel L, “ungkap Kapolres, Senin (14/1/2019).

Kemudian kami telusuri dan benar saja tersangka atas nama Wahyu akan melakukan transaksi dengan pembeli. Ada sekitar 500 butir dobel L yang diamankan dari tersangka Wahyu,” imbuhnya.

Dari penangkapan ini, diketahui Wahyu mendapatkan pil dobel L dari tersangka lain bernama Farid. Dari tersangka Farid inilah petugas mendapatkan barang bukti ribuan pil dobel L.

| Baca Juga:  Miliki 5 Pil Ekstasi Buruh Tani di Blitar Diciduk BNN

“Farid mengaku mendapatkan barang dari seseorang yang ada di Malang, yang kini juga sudah diamankan Polres Malang Kabupaten,” jelasnya.

Kedua pelaku diancam dengan Undang-undang kesehatan Nomor 36 tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Dzakianda Rayshiva