Beranda Hukum Kriminal Mengaku Mahasiswa Kedokteran Gadis 19 Tahun Nekat Curi BPKB dan Perhiasan

Mengaku Mahasiswa Kedokteran Gadis 19 Tahun Nekat Curi BPKB dan Perhiasan

BERBAGI
Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Blitar menggelar kasus penipuan dengan pelaku seorang gadis mengaku mahasiswa kedokteran. Pelaku menggasak BPKB dan emas untuk digadaikan atas nama korban. (foto: ana alana)

AGTVnews.com – Demi bisa berfoya-foya, Rafika Bella Safira (19 tahun) nekat mencuri BPKB dan gelang emas milik kenalannya di media sosial facebook. Untuk mengelabuhi korbanya, pelaku mengaku sebagai mahasiswa kedokteran Unair.

Kapolres Blitar, AKBP Anisullah M Ridha mengungkapkan, tersangka Rafika ini berkeliaran di media sosial untuk mencari pertemanan. Dalam praktiknya, gadis asal Jalan Jojoran 3A Blok 2/16 RT 14/12 Kelurahan Mojo Kecamatan Gubeng Kota Surabaya ini mengaku sedang praktik di rumah sakit di Kota Blitar.

“Pelaku mengaku sebagai mahasiswa kedokteran yang praktek di salah satu rumah sakit di Kota Blitar. Kemudian pelaku menumpang menginap di rumah korban. Pelaku dan korban saling kenal melalui medsos,” ungkap Kapolres Blitar Anissullah M Ridha, Senin (21/1/2019).

Korban, Rina Budiarti (25 tahun) warga Desa Jambewangi Kecamatan Selopuro baru menyadari BPKB motor dan gelang emas miliknya dicuri setelah mendapat tagihan dari jasa kredit. Korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Selopuro. Pelaku kemudian berhasil diamankan setelah sebelumnya menggunakan uang hasil gadai BPKB motor bersenang-senang di Jogyakarta.

| Baca Juga:  Ibu Pengunggah Isu Penculikan Anak di Blitar Akui Jarang Baca Berita

| simak video rekomendasi untuk anda:

Menurut keterangan pelaku, aksi pencurian ini dilakukan saat korban sedang mandi. Pelaku mengambil BPKB, gelang emas, dan KTP korban. Setelah itu pelaku meminta izin korban untuk membawa motor korban ke Kota Blitar.

“Ternyata pelaku ini menggadaikan BPKB motor korban menggunakan nama korban sebagai penjamin. BPKB motor tersebut digadaikan dengan nominal sekitar Rp 8 juta. Sedangkan dari gadai emas pelaku mendapatkan uang sebesar Rp 1 juta,” ungkap Anssullah.

Saat diamankan Satreskrim Polres Blitar, pelaku mengaku bekerja sebagai pegawai sebuah apotek di Surabaya. Pelaku juga mengaku melakukan aksi pencurian karena butuh biaya setelah kabur dari rumah. “Sebelumnya saya kerja di apotek. Karena masalah keluarga saya kabur dari rumah,” kata Rafika Bella Safira.

Atas ulahnya, pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. Kapolres Blitar mengimbau masyarakat bijak menggunakan media sosial dan selalu hati-hati menerima teman baru yang dikenal dari media sosial.(*)

Reporter: Ana alana
Editor  : Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here