Beranda Hukum Kriminal Kapolres Kediri Akan Mengevaluasi Pertunjukan Seni Kuda Lumping

Kapolres Kediri Akan Mengevaluasi Pertunjukan Seni Kuda Lumping

BERBAGI
Kapolres Kediri, AKBP Roni Faisal Saiful Faton.(Foto: Oni Setiawan)

AGTVnews.com – Kapolres Kediri, AKBP Roni Faisal Saiful Faton akan mengevaluasi pertunjukan pentas seni yang ada di wilayah hukum Polres Kediri. Hal ini dilakukan pasca terjadinya kasus pengeroyokan di acara pentas seni kuda lumping di Desa Sambirejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri.

Evaluasi yang dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kasus perkelahian antara penonton dan pelaku seni kuda lumping. Kesenian jaranan yang seharusnya menghibur penonton namun kali ini pemain jaranan dan simpatisan melakukan penganiayaan kepada penonton.

Insiden perkelahian itu berawal rata-rata saat penonton bersiul dan penari kuda lumping marah. “Kita akan melakukan evaluasi dan maping terhadap grup jaranan yang ada di Kediri,” tutur AKBP Roni Faisal, Sabtu (19/1/2019).

| Baca Juga:  Ratusan Pendekar PSHT Unjuk Rasa di Markas Polsek

Kapolres Kediri menyayangkan adanya kasus perkelahian disaat adanya pentas seni kuda lumping. “Kita akan melihat track record grup kesenian jaranan sebagai bahan pertimbangan pada saat meminta ijin pementasan,”terang AKBP Roni Faisal.

Dibeberkan AKBP Roni Faisal, perkara yang serupa ini terjadi di wilayah Kabupaten Kediri empat kali. Diantaranya di wilayah Kecamatan Pagu, Gurah, Purwoasri dan Pare. Salah satu diantaranya perkelahian hingga berujung kehilangan nyawa.

“Atas kejadian itu adanya hiburan yang mendatangkan orang banyak seperti orkes dan kuda lumping kami ijinkan pagi hingga sore,” jelas AKBP Roni Faisal.(*)

Reporter: Oni Santosa
Editor: Linda Kusuma