Beranda Pemerintahan Pemkot Blitar Segera Tutup Delapan Tempat Karaoke

Pemkot Blitar Segera Tutup Delapan Tempat Karaoke

BERBAGI
Forum Ormas Islam Blitar berunjuk rasa di halaman Pemkot Blitar, Senin (7/1/2019). Massa menuntut penutupan tempat karaoke yang disinyalir jadi tempat mesum. (foto: ana alana)

AGTVnews.com – Pemerintah Kota Blitar merespon cepat tuntutan Forum Ormas Islam Blitar Raya terkait keberadaan tempat karaoke. Pemkot Blitar segera menutup delapan tempat karaoke di Kota Blitar. Proses penutupan dilakukan selama tiga hari, sementara lamanya penutupan tergantung pada proses evaluasi.

Hal ini ditegaskan Wakil Wali Kota Blitar Santoso usai menemui perwakilan massa yang sebelumnya menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pemkot Blitar.

“Intinya kami akan evaluasi dalam waktu tiga hari akan kami lakukan penutupan sementara. Untuk selanjutnya ada evaluasi apakah disana ada pelanggaran yang dilakukan atau tidak,” ungkap Santoso, Senin (7/1/2019).

Menurut dia, penutupan tempat karaoke ini adalah untuk menjaga kondusifitas Kota Blitar. Apalagi tuntutan ini datang dari ormas Islam.

“Kita tidak bisa menutup mata. Jadi ketika di masyarakat terjadi hal yg dipandang akan menganggu kondusifitas Kota Blitar maka akan kami respon. Terpenting bagaimana kita jaga bersama kondisifitas Kota Blitar,” imbuhnya.

| Baca Juga:  Sempat Molor, Pemkot Blitar Akhirnya Bagikan Seragam Gratis Untuk Siswa SD Dan SMP

Santoso mengatakan, kekisruhan buntut penutupan Maxi Brillian karena dugaan adanya praktek tarian striptis ini akan semakin parah jika Ormas tidak memberikan kepercayaan kepada Pemkot Blitar untuk melakukan evaluasi. Untuk itu pihaknya akan segera melaksanakan penutupan disusul dengan evaluasi.

“Bayangkan kalau mereka (Ormas Islam) tidak memberikan kepercayaan kepada Pemkot untuk melakukan evaluasi. Mereka akan bergerak sendiri dan justru akan semakin memperparah situasi. Apalagi menjelang Pilpres kita harus bersama-sama menjaga kondusifitas,” tegasnya.

Dari hasil evaluasi ini, lanjut Santoso, jika ditemukan pelanggaran Pemkot akan memberikan sanksi kepada tempat karaoke. Mulai sanksi ringan hingga sanksi penutupan dengan mencabut izin usaha.

“Kalau terbukti melanggar kami sanksi. Ada sembilan kalau Maxi Brillian sudah ditutup berarti sisa delapan,” pungkasnya.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor  : Yusuf Saputro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here