Beranda Advetorial Pemkot Kediri Gelar Pelatihan HIV/AIDS

Pemkot Kediri Gelar Pelatihan HIV/AIDS

BERBAGI

AGTVnews.com – Pemerintah Kota Kediri menggelar kegiatan pelatihan pemetaan populasi kunci untuk perencanaan intervensi program HIV, Senin (8/1/2019). Kegiatan ini diuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Kediri, Budwi Sunu di Lotus Garden.

Pelatihan tersebut diikuti oleh perwakilan KPAD dan Dinas Kesehatan Kota Kediri beserta 21 kabupaten kota lainnya ini. Menurut Budwi untuk penaggulan HIV/AIDS perlu dilakukan beberapa langkah penting diantaranya sosialisasi, pelatihan, pemetaan hingga pencegahan.

Khusus untuk pelatihan pemetaan, Budwi mengimbau para peserta dapat memanfaatkan kesempatan itu untuk mengambil ilmu yang disampaikan pemateri agar dalam melaksanakan pemetaan dapat memberikan data yang benar dan dapat digunakan pemerintah untuk program dan langkah kedepannya.

Dari data Kementerian Kesehatan RI, Jawa Timur menempati nomor 2 tertinggi masyarakat terdeteksi HIV AIDS.

|video rekomendasi untuk anda:

 

“Masalah ini tidak bisa ditangani oleh pemda saja. Untuk itu saya minta seluruh pihak untuk bergandeng tangan menanggulangi HIV AIDS. Bukan orangnya yang kita jauhi, tapi tindakan yang mengarah kesana itu yang harus kita hindari,” jelasnya.

Budwi menambahkan, faktor lemahnya penanganan HIV AIDS adalah data populasi kunci dan penderita HIV AIDS yang selalu kurang akurat.

| Baca Juga:  Kadin Award 2018, Walikota Kediri Dinobatkan Sebagai Bapak Entrepreneur

“Kita sama tahu, kelemahan mendasar dalam penanganan HIV AIDS ini adalah data yang selalu kurang akurat. Ini bisa kita maklumi, karena memang populasi kunci ini dimana karakteristiknya mereka sulit dijangkau, tidak terbuka atau bahkan tidak tahu,”ujarnya.

Karenanya, semoga pelatihan ini bisa memberikan gambaran untuk langkah-langkah kedepannya dalam melakukan pendataan dan pemetaan yang benar itu seperti apa,” imbuh Budwi.

Di Kota Kediri, lanjut Budwi ada sebuah kelembagaan bernama Warga Peduli AIDS (WPA) adalah salah satu cara dan wujud sinergitas Pemerintah Kota Kediri dengan masyarakat dalam menanggulangi HIV AIDS.

“WPA ini adalah wadah masyarakat yang melakukan sosialisasi dan edukasi penanggulangan HIV AIDS. WPA juga ada di setiap kelurahan dan kecamatan di Kota Kediri. Ini adalah salah satu upaya kita dalam menanggulangi AIDS dan mengurangi epidemi dari HIV AIDS,” ujarnya.

Budwi Sunu berharap, hasil dari pelatihan tersebut bisa menghasilkan pemetaan tentang geografi populasi kunci, pemetaan masalah sosial masyarakat dan pemetaan sumber daya yang menangani tentang HIV AIDS.

| Baca Juga:  Pemkot Kediri Gelar Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke-74

“Kalau ketiga pemetaan ini bisa diwujudkan, mudah-mudahan bisa menghasilkan data yang sangat penting dan berguna. Semoga kedepannya kita bisa mengeliminir atau mengurangi penderita, mengurangi jumlah kematian dari penderita dan mengurangi stigma negatif berupa diskriminasi kepada penderita HIV/AIDS,”ucapnya

“Mereka ini butuh motivasi agar bisa kuat dan semangat hidup lebih lama. Karena tidak semua penderita ini karena apa yang dilakukannya, bisa saja karena transfusi darah yang tidak aman dan yang lainnya. Jadi mari kita jauhi setiap perbuatan yang mengarah kesana, bukan orang-orangnya,” imbuhnya.

Pelatihan ini dilakukan selama 3 hari yaitu 8-10 Januari 2019. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris KPA Provinsi Jawa Timur Otto Bambang Wahyudi, fasilitator dari KPA dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Selain itu dihadiri peserta pelatihan dari Kabupaten Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Blitar, Kediri, Lumajang, Probolinggo, Mojokerto, Nganjuk, Madiun, Magetan, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Kota dan Kabupaten Pasuruan, Kabupaten dan Kota Malang, Kota Kediri dan Kota Batu.(*)

Advetorial Humas dan Protokoler Pemkot Kediri
Gula Rendah Glikemik