Beranda Hukum Kriminal Sempat Mempolisikan Rivalnya, Calon Anggota DPD RI Ini Akhirnya Mencabut Laporan

Sempat Mempolisikan Rivalnya, Calon Anggota DPD RI Ini Akhirnya Mencabut Laporan

BERBAGI
Triyanto dan Andi Yuwono

AGTVnews.com – Aktivis anti korupsi yang juga calon DPD RI Jawa Timur Mohammad Trijanto mencabut laporanya terhadap Andi Yuwono di Bawaslu dan Kepolisian.

Trijanto sebelumnya melaporkan rivalnya sesama calon DPD RI Andi Yuwono ke Polres Blitar dan Bawaslu Kabupaten Blitar setelah Andi Yuwono mengunggah contoh surat suara DPD RI ke akun Facebooknya.

Dalam contoh surat suara yang diunggah Andi Yuwono, nama di bawah foto Mohammad Trijanto tidak tertera sebagaimana mestinya. Namun berubah menjadi Muhamad Koderi.

Trijanto mengaku mencabut loporanya karena Andi Yuwono memiliki niat baik untuk meluruskan masalah dan meminta maaf. Unggahan tersebut juga telah dihapus dari akun Facebook Andi Yuwono.

|video rekomndasi untuk anda:

 


Disisi lain, Mohammad Trijanto mengaku menyayangkan jika harus ada calon anggota DPD yang menjadi tersangka sama seperti dirinya.

“Saya mencabut karena alasan kemanusiaan. Saya tidak ingin dipaksa-paksa siapapun untuk menghancurkan karir lawan politik saya. Ketika Andi sudah menyatakan jika tidak ada maksud apa-apa memposting surat suara itu ya sudah saya maafkan,” ungkap Mohammad Trijanto, Rabu (2/1/2019).

Karena yang bersangkutan juga tidak tahu kalau hal itu palsu. Cukup saya saja yang jadi tersangka, namun bukan berarti saya harus mempidanakan orang lain dengan alasan yang mengada-ada

Sementara Andi Yuwono mengaku, mendapatkan contoh surat suara tersebutdari whatsapp grup. Tanpa berpikir panjang ia pun langsung mengunggah contoh surat suara itu ke akun Facebooknya.

“Saat itu saya hanya lihat nama saya saja. Saya tidak tahu kalau nama mas Triyanto berubah. Sama sekali tidak ada unsur kesengajan,” jelas Andi Yuwono.

Keduanya telah sepakat berdamai, Mohammad Trijanto secara resmi telah mencabut laporanya ke Bawaslu Blitar. Sementara untuk laporan ke Polres Blitar baru akan dicabut Kamis (3/1/2018) besok.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma