Beranda Peristiwa Tidak Laik Jalan, Ratusan Kendaraan Terjaring Razia di Terminal Gayatri Tulungagung

Tidak Laik Jalan, Ratusan Kendaraan Terjaring Razia di Terminal Gayatri Tulungagung

BERBAGI
petugas memeriksa dimensi kendaraan yang terjarin razia di terminal Gayatri Tulungagung. (foto: Firmanto Imansyah)

AGTVnews.com – Menekan tingginya kecelakaan akibat kendaraan yang tidak laik jalan, petugas gabungan yang dipimpin Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur menggelar razia, di Terminal Gayatri Tulungagung, Kamis (31/1/2019).

Razia yang digelar adalah operasi sadar keselamatan dan ketertiban lalu lintas dan angkutan jalan.

Kasi pengendalian dan operasional kantor pengelolaan prasarana perhubungan LLAJ Tulungagung, Pudjo Trisawalihadi mengatakan, dalam razia kali ini ratusan mobil dan sepeda motor dijaring oleh petugas. Hasilnya 27 mobil dan 28 sepeda motor ditilang.

| Baca Juga:  Terjaring Razia Lalu Lintas, Pelajar Diantar Polisi ke Sekolah

“Sasaran operasi kali hasilnya 357 kendaraan pribadi dan umum terjaring. 27 diantaranya ditilang karena melanggar aturan,”ujar Pudjo.

|video rekomendasi untuk anda:

 

Pelanggaran perubahan dimensi kendaraan menjadi temuan yang paling banyak. Namun ada juga pelanggaran lain seperti uji kir yabg sudah lewat dan lain-lain, namun paling banyak pelanggarannya perubahan dimensi.

“Perubahan dimensi kendaraan sangat berbahaya karena bisa membuat pengguna kendaraan memaksakan kendaraan untuk mengangkut beban yang diluar ketentuan sehingga berpotensi terjadinya kecelakaan,”ucapnya.

Pudjo menjelaskan, sesuai dengan perintah yang diterimanya dari dinas perhubungan provinsi, razia seperti ini akan dilakukan berkala sepanjang tahun 2019, dengan frekwensi razia sebanyak 2 kali perbulan.

| Baca Juga:  Operasi Keselamatan, Polisi Jaring Ratusan Pelanggar

“Tahun lalu sebulan 4 kali, tahun ini sebulan 2 kali, sekali razia tipe A dan sekali razia tipe B,” tuturnya.

Sementara itu kanit turjawali Polres Tulungagung, Ipda Hendrik Kurniawan mengatakan sebagian besar pelanggaran yang ditemukannya berupa pelanggaran karena tidak memiliki SIM.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma