Beranda Politik Bawaslu Tulungagung Beri Waktu Seminggu Pada PKB Selesaikan Caleg Honorer

Bawaslu Tulungagung Beri Waktu Seminggu Pada PKB Selesaikan Caleg Honorer

BERBAGI
ketua Bawaslu Tulungagung, Fayakun (foto: Firmanto Imansyah)

AGTVnews.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tulungagung memanggil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung sebagai penyelenggara pemilu dan juga PKB sebagai partai pengusung caleg. Pemanggilan ini terkait adanya kasus caleg yang mundur dari pencalonan.

Ketua KPU Tulungagung, Suprihno yang hadir dalam undangan tersebut mengungkapkan dalam penyelenggaraan pemilu tidak ada mekanisme pencoretan Daftar Caleg Tetap (DCT).

“Kita tidak memiliki mekanisme pencoretan caleg yang sudah masuk DPT, apalagi ini surat suara sudah jadi,” ujar Suprihno, Senin (18/2/2019).

Suprihno menjelaskan, pengunduran diri seseorang dari pencalegan harus dilakukan oleh partai pengusung sebagai lembaga yang mengusulkan nama mereka. Namun sampai saat ini pihaknya belum menerima surat pengunduran diri dari PKB untuk kedua calegnya tersebut.

| Baca Juga:  Sudah Masuk DCT, Caleg Tak Bisa Diganti Apalagi Mengundurkan Diri

|video rekomendasi untuk anda:

 

“Kita hanya bisa memberikan pengumuman ke masing-masing dapil, jika caleg yang bersangkutan mengundurkan diri dan lain-lain,” tuturnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Tulungagung, Fayakun mengatakan pada pertemuan kemarin, Ketua DPC PKB Tulungagung Adib Makarim tidak bisa hadir dan mewakilkannya kepada 2 anggota yang tidak memiliki wewenang untuk menjawab pertanyaan Bawaslu.

“Dua anggota partai yang diutus datang kesini, tidak memiliki wewenang untuk membuat keputusan. Oleh sebab itu mereka kita kasih waktu seminggu untuk memutuskan nasib kedua calegnya,” tegas Fayakun.

| Baca Juga:  Bacaleg Golkar Yang Dilaporkan Warga Membantah Meminta Uang CPNS

Sebelumnya, Satriya Andri Marsis dan Binti Saudah tercatat dalam Daftar Caleg Tetap (DCT) dari PKB. Keduanya menjadi sorotan, mengingat keduanya merupakan PTT yang setiap tahun diperpanjang kontraknya oleh pemerintah melalui Dinas Kesehatan Tulungagung.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma