Beranda Hukum Kriminal Hanya Bercelana Dalam, Pencuri di Blitar Beraksi Belasan Kali

Hanya Bercelana Dalam, Pencuri di Blitar Beraksi Belasan Kali

BERBAGI

AGTVnews.com – Petugas kepolisian Polres Blitar Kota mengamankan dua orang maling yang sudah beraksi 15 kali di wilayah hukumnya. Keduanya yakni, Muklis Sulis (46 tahun) warga  Dampit, Kabupaten Malang dan Hendrik (30 tahun) warga Jalan Asahan Kelurahan Tanjungsari, Sukorejo, Kota Blitar.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, Keduanya memiliki peran masing-masing ketika beraksi.

Muklis sebagai eksekutor yang masuk ke dalam rumah. Sementara Hendrik bertugas mengawasi di luar rumah.

Aksi kedua maling ini juga sempat terekam CCTV di sebuah apotek. Anehnya dalam CCTV terekam salah satu pelaku hanya mengenakan celana dalam saat beraksi.

“Keduanya sudah melakukan 15 kali aksi pencurian di wilayah hukum Polres Blitar Kota sejak tahun 2016. Namun yang menjadi perhatian setiap kali melakukan aksinya salah satu pelaku hanya mengenakan celana dalam,” ungkap AKBP Adewira Negara Siregar , Selasa (19/2/2019).

| Baca Juga:  Baru Sebulan Bebas Residivis Ini kembali Lakukan Aksinya

Terakhir sebelum berhasil diamankan, keduanya melakukan aksi pencurian di rumah Ida (45 tahun) warga Srengat Kabupaten Blitar.

Pelaku mencongkel jendela lalu masuk ke dalam rumah saat korban sedang tertidur dan mengambil uang tunai sebesar Rp 30 juta dan dua buah handphone.

Selain hanya mengenakan celana dalam, pelaku juga membawa golok dan potongan kain kafan.

Dihadapan penyidik  pelaku mengaku menggunakan celana dalam dan membawa potongan kain kafan saat beraksi  hanya untuk melancarkan aksi pencurian.

“Hanya biar enak saja gak kesrimpet bukan karena ilmu macam-macam. Kain kafannya itu cuma buat bungkus golok,” kata Muklis, salah satu pelaku.

| Baca Juga:  Kasus Dugaan Penghinaan Presiden Dinaikan ke Tahap Penyidikan

Kedua pelaku berhasil diamankan di sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Garum Kabupaten Blitar.

Pelaku diamankan beserta barang bukti sebuah parang, linggis, dan tas coklat yang digunakan saat beraksi.

Selain itu petugas juga mengamankan barang hasil kejahatan berupa lima buah handphone dan sebuah laptop.

Tidak hanya itu  petugas juga menemukan sabu-sabu dan alat hisap yang diakui pelaku dibeli menggunakan uang hasil kejahatan.

Kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 tentang pencurian dengan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here