Beranda Hukum Kriminal Mami Eko Pasarkan Perempuan Muda Bertarif 2 Juta

Mami Eko Pasarkan Perempuan Muda Bertarif 2 Juta

BERBAGI
Mami Eko, tersangka kasus mucikari di Tulungagung ditangkap Satreskrim Polres Tulungagung. (foto: firmanto imansyah)

AGTVnews.com – Namanya Eko Tricahyono, umurnya baru 19 tahun. Meskipun begitu, remaja asal Desa Sidorejo Kecamatan Kauman Tulungagung ini sudah biasa disebut Mami Eko.

Panggilan yang melekat pada pria gemulai ini, tentu jauh dari usianya yang masih remaja. Lantas apa yang membuatnya disebut mami? Ternyata Eko adalah mucikari dari sejumlah perempuan muda di Tulungagung yang menjajakan kenikmatan seks sesaat kepada pria hidung belang.

Sesaat setelah ditangkap dalam operasi senyap Jajaran Satreskrim Polres Tulungagung, tersangka Eko masih diperiksa intensif. Kepolisian masih terus mendalami pengungkapan kasus prostitusi yang dipimpin Eko, lantaran diduga ada kawanan yang lebih besar.

Dihadapan penyidik Satreskrim Polres Tulungagung, Eko mengaku baru 3 bulan menjalankan bisnis prostitusi ini. Modusnya dengan menawarkan beberapa perempuan muda kepada pria hidung belang yang kerap berkunjung ke tempat karaoke.

| Baca Juga:  Aksi Pengrusakan Oknum PSHT, Forkompimda Gelar Rapat Terbatas

| simak video berita terkait:

Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Hendro Triwahyono mengatakan, salah satu modus yang terungkap ialah dengan menawarkan perempuan usia muda untuk menemani karaoke kemudian dilanjutkan dengan booking atau kencan di hotel mewah.

“Jadi awalnya itu diajak nyanyi kemudian ada kesepakatan untuk bersedia di BO, di booking masuk hotel mewah,” paparnya, Jumat (1/2/2019).

Hendro menjelaskan, menurut pengakuan tersangka, rata rata tarif yang harus disiapkan lelaki hidung belang untuk sekali kencan adalah Rp 2 juta. Tarif tersebut diluar biaya sewa hotel dan lain-lain.

Dari jumlah transaksi yang diterimanya tersebut, Mami eko mendapatkan bagian Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu. “Tarifnya memang segitu Rp 2 juta. Ngakunya itu dari uang segitu dapat 300 sampai 400 ribu rupiah per transaksi,” bebernya.

Pihaknya terus memeriksa kesesuaian keterangan tersangka dengan fakta yang ditemukan dari handphone dan saksi yang saat ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian.

“Ngakunya baru sekali transaksi pas ketangkap itu, tapi akan kita dalami dulu, kita periksa keterangannya dengan fakta dari handphone tersangka dan saksi yang sudah kita amankan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Selasa (28/1/2019) lalu, Satuan Reskrim Polres Tulungagung membongkar jaringan prostitusi di hotel mewah yang ada di jalan Agus Salim Tulungagung. Satu tersangka ditahan, sedangkan pemesan prostitusi dan satu orang wanita penghibur telah dimintai keterangan dengan status sebagai saksi.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor  : Yusuf Saputro