Beranda Advetorial Pemkot Kediri Gelar Sosialisasi LKPJ Walikota Kediri 2018

Pemkot Kediri Gelar Sosialisasi LKPJ Walikota Kediri 2018

BERBAGI

AGTVnews.com – Pemerintah Kota Kediri menggelar kegiatan sosialisasi penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Kediri tahun 2018 di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, Rabu (27/2/2019).

Menurut walikota Kediri Abdullah Abu Bakar yang hadir dalam acara tersebut, LKPJ merupakan pertanggungjawaban dari kinerja pemerintah kepada masyarakat.

LKPJ ini berisikan capaian dari setiap program yang sudah dilaksanakan. Dari LKPJ inilah yang nantinya akan menjadi target dari program yang akan dijalankan di penyelenggaraan Pemerintahan Kota Kediri kedepannya.

“Kita harus merencanakan secara seksama. Sekaligus nanti akan saya evaluasi targetnya yang realistis. Ini bukan cuma administrasi saja. Kita harus menekankan dampak dari program-program kita kepada masyarakat, termasuk pelayanan yang kita berikan,” ujar walikota .

Disampaikan mas Abu, sapaan akrab walikota beberapa waktu lalu ada sesuatu yang luar biasa, ada orang yang melaporkan kepada Satpol PP bahwa ada anak kucing yang tidak bisa turun dari pohon.

| Baca Juga:  Walikota Kediri Beri Satya Lencana Bagi Relawan Donor Darah

“Ini sudah menunjukkan sekarang masyarakat kita itu hal kecil sudah dilaporkan. Masyarakat kita sudah punya kepercayaan kepada kita. Ini tidak boleh kita mainkan. Masyarakat punya harapan besar terhadap Pemda, jangan main-main sama pelayanan dan kita harus serius dalam bekerja,” ujarnya.

Lebih lanjut, walikota menerangkan bahwa akuntabilitas kinerja instansi pemerintah juga semakin meningkat.

“Dulu awal saya masuk Pemda SAKIP masih di nilai C, alhamdulillah sekarang sudah BB. Nanti tahun 2022 semoga bisa jadi A. WTP juga empat tahun ini kita dapat, semoga bisa dapat terus,” ujarnya.

| Baca Juga:  Walikota Kediri Serahkan Bantuan Untuk Korban Gempa Tsunami

Dalam kesempatan yang sama, Mas Abu menekankan untuk data yang dilaporkan dalam LKPJ harus benar-benar selaras. Karena kedepannya semua data akan dipusatkan di Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Barenlitbang) Kota Kediri dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kediri.

Kedepannya data-data akan diolah secara urut agar bisa dilihat oleh masyarakat, seperti jumlah angka pertumbuhan penduduk, angka kematian bayi dan ibu hamil dan data-data lainnya.

“Datanya harus berkesinambungan dan kita evaluasi program dari data,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri wakil Walikota Kediri Lilik Muhibbah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Enny Endarjati dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kediri.

Advetorial Humas Pemkot Kediri