Beranda Hukum Kriminal Status Pelaku Pembunuhan Istri Dan Anak di Blitar Menjadi Tersangka

Status Pelaku Pembunuhan Istri Dan Anak di Blitar Menjadi Tersangka

BERBAGI
Kapolres Blitar AKBP Anisullah M Ridha.(foto:Ana Alana)

AGTVnews.com – Pelaku pembunuhan istri dan anak, Nardian (38 tahun) ditetapkan menjadi tersangka. Meski terindikasi mengalami gangguan kejiwaan, polisi tetap meningkatkan status Nardian. Pernyataan ini ditegaskan Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha.

Menurut dia, meski saat ini Nardian masih menjalani observasi di rumah sakit Bhayangkara Kediri, namun pemberkasan kasus tetap berjalan. Namun untuk kelengkapan administrasi dan kelengkapan lainya pihaknya masih menunggu hasil observasi.

“Statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun karena ada indikasi gangguan kejiwaan maka saat ini masih di observasi di rumah sakit Bhayangkara Kediri,” jelas Anis, Kamis (21/2/2019).

Anis menjelaskan, apapun hasil observasi perkara akan terus berlanjut. Karena yang bisa memutuskan tersangka bisa bertanggung jawab kepada hukum atau tidak bukan kepolisian melainkan hakim.

| Baca Juga:  Alasan Hutang Piutang Penyebab Pembunuhan Petani di Kediri

|video rekomendasi untuk anda:

 

“Hasil observasi keluar Jumat (22/2/2019), nantinya akan kami jadikan sebagai pembuktian kita. Namun apapun hasilnya perkara terus berlanjut. Nanti yang memutuskan hakim bukan kepolisian,” paparnya.

Diberitakan sebelumnya Sri Dewi dan anak balitanya Vika Nadhira warga Desa Sumberurip Kecamatan Doko Kabupaten Blitar dibunuh secara keji menggunakan pisau dan linggis oleh Nardian, suami Sri Dewi sekaligus ayah kandung Vika Nadhira.

Kejadian memilukan ini terjadi Sabtu (16/2/2019) sekitar pukul 20.00 WIB. Usai membunuh istri dan anaknya, Nardian kabur tanpa mengenakan pakaian sambil mengumandangkan adzan. Nardian berhasil diringkus di rumah ibu kandungnya yang berjarak 7 km dari lokasi kejadian sekitar pukul 23.00 WIB.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here