Beranda Hukum Kriminal Bekal Umroh Puluhan Juta Dijambret Usai Dari Money Changer di Tulungagung

Bekal Umroh Puluhan Juta Dijambret Usai Dari Money Changer di Tulungagung

BERBAGI
Kapolsek Tulungagung Kota, AKP Rudi Purwanto

AGTVnews.com – Seorang warga Desa Gebang Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung harus kehilangan uang puluhan juta rupiah akibat dijambret. Mujeni mengaku dirinya sama sekali tidak menyadari jika diikuti orang.

Mujeni yang didampingi anak perempuannya, Herlina mengatakan saat kejadian mengantarkan ayahnya untuk mengambil uang dan menukarkannya di lokasi money changer. Mereka tidak mengira laki-laki yang berjalan kaki mendekatinya mereka adalah maling yang merebut segepok uang senilai Rp 26 juta.

“Uangnya ya saya bawa biasa, akan saya masukkan jok. Tiba-tiba ada yang jalan mendekati saya terus merebut uang itu,” jelas Herlina saat ditemui di kantor polisi.

Herlina menjelaskan, ada 2 orang pelaku mengandarai satu kendaraan. Satu orang merupakan eksekutor dan seorang lainnya berjaga di sepeda motor di seberang jalan.

| Baca Juga:  Berulah, Residivis Pembunuhan Ini Kembali Dicokok Petugas

|video rekomendasi untuk anda:

 
[youtube https://www.youtube.com/watch?v=GO82b_xUp64?showinfo=0&w=480&h=270]

“Pelakunya 2 orang, yang satu diatas motor kemudian satunya langsung lari ke temannya diatas motor terus kabur. Dua-duanya tidak memakai helm maupun masker, ya biasa saja,” ungkapnya.

Kapolsek Tulungagung Kota, AKP Rudi Purwanto mengatakan, awalnya korban dan ayahnya mengambil uang tunai di bank BRI.

Kemudian dengan menggunakan sepeda motor, keduanya menuju ke money changer yang ada di jalan Dr Sutomo Tulungagung untuk menukarkan pecahan uang rupiah di tanganya menjadi pecahan mata uang real.

“Jadi bukan untuk biaya umroh tapi untuk uang sakunya, makanya ditukarkan real. Tapi ya itu tadi terjadi pencurian yang saat ini kita masih lidik,” tegasnya, abu (27/3/2019).

| Baca Juga:  Lima Pelajar SMP di Blitar Disekap dan Dirampas Hartanya

Sesampainya di lokasi money changer rupanya pecahan real yang diinginkan sudah habis. Akhirnya uang tersebut kembali dibawa ke sepeda motor untuk dimasukkan ke dalam bagasi sepeda motor. Namun saat masih membuka jok motor, pelaku langsung datang dan merebuat uang korban.

“Untuk proses dan metode penyelidikan itu, kita tidak bisa ungkap. Namun yang jelas kasus ini sudah kita tangani dan kita dalami, mohon bersabar,” ucap Rudi.

saat ini pihaknya masih mengumpulkan data dan keterangan saksi di lokasi kejadian, guna mengungkap kasus ini.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma