Beranda Politik Di Kabupaten Blitar Dua WNA Ditemukan Masuk DPT

Di Kabupaten Blitar Dua WNA Ditemukan Masuk DPT

BERBAGI
Hakam Sholahudin, Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar. (foto:ana alana)

AGTVnews.com – Dua Warga Negara Asing (WNA) di Kabupaten Blitar ditemukan masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). Fakta ini ditemukan dari hasil pengawasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blitar.

Atas temuan ini Bawaslu meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blitar menghapus dua nama WNA itu dari DPT. Karena keduanya Tidak Memenuhi Syarat (TMS) menggunakan hak pilihnya dalam pemilu 2019. Penghapusan yang dilakukan harus melalui rekomendasi karena DPT sudah ditetapkan padda Deember 2018 lalu.

“Awalnya Bawaslu mendapatkan nama-nama WNA sebanyak 103. Dari data itu kami menindaklanjuti dengan menelusuri serta berkoordinasi dengan Dispendukcapil dan KPU. Hasilnya di Kabupaten Blitar kami menemukan dua nama,” jelas Hakam Sholahudin, Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar, Jumat (8/3/2019).

| Baca Juga:  Penuhi Target Pemilih Pemula, Dispendukcapil Tulungagung Rekam Santri

Dua WNA ini diantaranya satu WN Jepang dan satu WN Malaysia. WN Jepang tinggal di Kecamatan Srengat, sedangkan WN Malaysia tinggal di Kecamatan Wlingi.

|video rekomendasi untuk anda:

 
[youtube https://www.youtube.com/watch?v=ODFnnNdup4k?showinfo=0&w=480&h=270]

“Satu kewarganegaraan Jepang di wilayah Srengat dan satu WNA Malaysia di Wlingi,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terkait hal ini, KPU Kabupaten Blitar menyatakan akan segera mencoret nama WNA dari DPT. Namun, sebelumnya KPU masih akan melakukan verifikasi di lapangan untuk memastikan.

“Jika memang benar ada WNA yang masuk DPT tentu akan kami coret secepatnya. Namun kami verifikasi dulu ke lapangan,”
jelas Ketua KPU Kabupaten Blitar Imron Nafifah, melalui pesan singkat.

| Baca Juga:  Puluhan Ribu TKI Asal Tulungagung Dicoret Dari DPT

KPU Kabupaten Blitar, lanjut Imron, akan bertindak sesuai dengan arahan dari KPU Pusat. Begitu menerima laporan itu, KPU mengcros cek kebenaran data di Dispendukcapil Kabupaten Blitar.

“Segera, termasuk koordinasi dengan dispendukcapil untuk mencek kebenaran datanya,” pungkasnya.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma