Beranda Peristiwa Fenomena Ziarah Politik, Sejumlah Makam Keramat Ramai Didatangi Caleg

Fenomena Ziarah Politik, Sejumlah Makam Keramat Ramai Didatangi Caleg

BERBAGI
makam Bung Karno di Blitar yang banyak dikunjungi ziarah politik.(foto:Ana Alana)

AGTVnews.com – Jelang pemilihan umum (pemilu) 2019, para Calon Legislatif (Caleg) ramai-ramai mendatangi sejumlah makam keramat. Fenomena ini sering disebut sebagai ziarah politik.

Di Blitar ada beberapa makam pendahulu yang jadi jujukan ziarah politik caleg. Makam tersebut diantaranya Makam Bung Karno, Makam Eyang Djojodigdan atau biasa disebut Makam Gantung, Petilasan Syekh Subakir, hingga Makam Pangeranan. Dari beberapa tempat jujukan ini, Makam Bung Karno menjadi tempat favorit.

Juru kunci Makam Bung Karno Kahfi Annezar mengungkapkan, sejumlah caleg mulai ramai mendatangi Makam Bung Karno sejak akhir tahun 2018. Namun kenaikan kunjungan caleg baru naik secara signifikan sejak dua bulan terakhir.

“Memang ada peningkatan, mulai dari caleg DPRD sampai caleg DPR RI. Ada yang datang sendiri, adapula yang bersama-sama tim suksesnya maupun bersama guru spiritualnya,” ungkap Kahfi Annezar, Selasa (5/3/2019).

| Baca Juga:  Lima Kali Gagal Nyaleg, Pria di Kota Blitar Ini Pantang Menyerah

|video rekomendasi untuk anda:

 
[youtube https://www.youtube.com/watch?v=kZ5I5-uz6UM?showinfo=0&w=480&h=270]

Menurut dia, untuk caleg yang sudah cukup memiliki nama biasanya datang secara khusus pada malam hari. Namun untuk para pendatang baru datang seperti biasa berbaur dengan peziarah umum.

“Kalau yang sudah cukup punya nama biasanya menghubungi atasan agar mendapat akses datang pada malam hari. Kebanyakan DPR RI. Tapi kalau caleg DPRD Kabupaten/Kota atau provinsi yang belum terlalu dikenal ya biasa saja seperti peziarah biasa,” jelasnya.

Untuk memasuki area Makam Bung Karno, para pengunjung sebenarnya tidak didata. Namun, biasanya mereka membawa atribut seperti spanduk, memakai kaos Parpol hingga meninggalkan kartu nama dan stiker dicampur dengan bunga dan ditaburkan di pusara Bung Karno.

| Baca Juga:  Memperingati Haul Bung Karno ke-49, Tokoh Lintas Agama Blitar Gelar Doa Bersama di Pelataran MBK

“Kalau atribut seperti spanduk dan bendera memang tidak boleh dibawa masuk ke area makam. Namun ada yang membawa tim sukses yang semuanya pakai kaos Parpol pengusung jadi sudah bisa dipastikan itu caleg,” paparnya.

Selain dari daerah di sekitar Jawa Timur, rombongan caleg yang datang berasal dari daerah Jawa Tengah, Jawa Barat dan Sumatera. Bahkan adapula yang membawa tim sukses hingga delapan bus. “Ada yang kesini bawa timses sampai delapan bus,” pungkasnya.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma