Beranda Advetorial Tumbuhkan Industri Kreatif Dekranasda Gelar Pelatihan Handycraft

Tumbuhkan Industri Kreatif Dekranasda Gelar Pelatihan Handycraft

BERBAGI
kain shibori hasil pelatihan ibu-ibu di Kota Kediri.(foto:wiji guntoro)

AGTVnews.com – Dekranasda kota Kediri bekerja sama dengan dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kediri menggelar rangkaian kegiatan pelatihan untuk menumbuhkan industri kreatif. Pelatihan ini digelar di gedung PKP RI Kota Kediri, Rabu (13/3/2019).

Para peserta pelatihan mendapatkan ketrampilan shibori atau teknik pewarnaan pada media kain. Pelatihan handycrat ini mendatangkan instruktur darri Kamar Belanjan (KAJA) Jogjakarta. Kaja Jogjakarta merupakan pelaku usaha yang sudah lama berkecimpung pada bidang Shibori.

Peserta pelatihan kali ini merupakan peserta pada tahun sebelumnya. Sehingga pada kesempatan ini, para peserta diharapkan bisa mengembangkan inovasi dan kreatifitas, agar poduk shibori di Kota Kediri lebih bervariasi.

Menurut Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Ferry Silviana Abu Bakar pelatihan Handicraft dimaksudkan untuk menumbuhkan industri-industri kreatif yang ada di Kota Kediri agar memiliki daya saing.

|video rekomendasi untuk anda:

 

“Saya memiliki keinginan untuk menumbuhkan industri kreatif yang ada di Kota Kediri. Semoga dengan workshop ini industri kreatifnya semakin muncul, semakin tumbuh dan bisa bertahan,” ujar Bunda Fey sapaan akrabnya.

Bunda Fey menambahkan, Pemerintah Kota Kediri selama ini juga telah melakukan berbagai upaya untuk mendorong industri kreatif di Kota Kediri agar semakin berkembang. Upaya yang dilakukan diantaranya memberikan pelatihan produksi, packaging dan marketing online.

| Baca Juga:  Walikota Kediri Ambil Sumpah Ratusan PNS di Lingkup Pemkot

“Pemerintah Kota Kediri juga membuka diri untuk memberikan fasilitas baik dalam hal pelatihan, pengembangan dan pameran. Harapan saya produk-produk yang panjenengan hasilkan nantinya benar-benar produk yang sudah matang dan siap jual sehingga bisa diterima oleh pasar,”jelasnya.

“Jadi manfaatkan momen ini untuk belajar dari para narasumber. Saya lihat produk yang dibuat Kaja ini memang produk yang bisa diserap oleh pasar. Jadi kita ngikutin selera pasar. Dengan demikian kita bisa terus produksi karena ada permintaan dari pasar,” imbuh bunda Fey.

Sementara itu, Happy Kurniasari, instruktur KAJA mengapresiasi kegiatan yang di selenggarakan Dekrasnasda dan Disperdagin kota kediri. Menurutnya produk shibori saat ini menjadi trend baru dan bernilai jual.

“Sebetulnya di kita selama ini sudah ada teknik warna dengan jumputan. Namun pada shibori ini ada teknik yang baru kalau di Indonesia. Saat ini penjualan shibori ini sangat bagus,”jelasnya.

Happy menambahkan peserta akan di berikan cara pewarnaan shibori secara langsung dan juga diajarkan bagaimana cara membuat pola hingga pencelupan manual.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari tersebut bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu dengan usahan rumahan untuk menjadi pengusaha baru.

“Peserta nantinya akan mendapatkan materi cara pemasaran dan treatment melalui media sosial.(*)

Advetorial Humas Pemkot Kediri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here