Beranda Politik Caleg PKB Tulungagung Temukan Dugaan Penggelembungan Perolehan Suara di 51 TPS

Caleg PKB Tulungagung Temukan Dugaan Penggelembungan Perolehan Suara di 51 TPS

BERBAGI
CCaleg PKB nomer urut 2 dari Dapil III Tulungagung, Mashud. (foto:firmanto imansyah)

AGTVnews.com – Seorang caleg PKB nomer urut 2 dari Dapil III Tulungagung, Mashud menemukan upaya penggelembungan suara dalam rekapitulasi tingkat kecamatan di Kecamatan Rejotangan Tulungagung.

Menurutnya, proses penggelembungan tersebut ditemukan di 51 TPS yang tersebar di 8 desa se-kecamatan Rejotangan. Dugaan tersebut muncul setelah pihaknya memperoleh salinan rekap C1.

Pada salinan tersebut tertera perolehan suara tingkat TPS sebanyak 71. Namun setelah dilakukan rekapitulasi di tingkat kecamatan, tiba-tiba suaranya turun menjadi 22.

Penggelembungan suara tersebut ditemukan pada caleg nomer 1, atas nama Fatah Masrun. Dari yang awalnya pada tingkat TPS mendapatkan 844 suara setelah direkap di tingkat kecamatan menjadi 1152.

|video rekomendasi untuk anda:

 
[youtube https://www.youtube.com/watch?v=fV5ypSOPOd8?showinfo=0&w=480&h=270]

“Ada temuan yang tidak seimbang dengan data data kami di C1, berdasarkan C1 ini saya memperoleh suara 71 namun setelah direkap menjadi 22. Kita juga menemukan adanya penambahan suara caleg nomer 1 atas nama Fatah Masrun, dari yang awalnya 844 suara menjadi 1152 suara,” ujarnya, Jumat (26/4/2019).

| Baca Juga:  Persyaratan Kurang Lengkap, KPU Kembalikan Berkas Pendaftaran 4 Partai

Mashud menegaskan, sesuai dengan prosedur yang ada, pihaknya telah melaporkan temuan tersebut kepada KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu.

“Sudah kita laporkan kepada KPU dan Bawaslu tapi sampai saat ini belum ada tidak lanjut,” ujar Mashud.

Mashud menjelaskan, sebelum melaporkan ke KPU dan Bawaslu Kabupaten Tulungagung, pihaknya sudah menyampaikan keberatan penggelembungan suara ini kepada Panwascam Rejotangan. Bahkan dirinya sudah mengisi formulir keberatan penghitungan di tingkat kecamatan.

“Ini formulir keberatan yang kita isi sesuai perintah Panwascam. Kami keberatan dan meminta agar pada rekap tingkat kabupaten nanti dilakukan pembukaan salinan c1 berhologram dan c1 plano hasil perhitungan tingkat TPS,” tegasnya.

| Baca Juga:  Pasca Pemilu Pemkab Blitar Gelar Deklarasi Damai

Meski sudah menempuh jalur sesuai prosedur, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan kepastian dari Bawaslu maupun KPU mengenai dugaan temuan yang dilaporkan itu.

Ketua Komisi A DPRD Tulungagung periode 2014-2019 tersebut berharap Bawaskab segera mengambil tindakan atas temuan yang dilaporkan oleh pihaknya.

Sementara itu, beberapa TPS yang diduga terjadi penggelembungan suara diantaranya TPS di desa Sukorejo, Jatidowo, Aryojeding, Banjarrejo, Pakisrejo, Tugu, Tegalrejo, dan Desa Tanen.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma