Beranda Advetorial Pembangunan Segera Dimulai, Pemkab Blitar Sosialisasikan Pembangunan Pansela

Pembangunan Segera Dimulai, Pemkab Blitar Sosialisasikan Pembangunan Pansela

BERBAGI
sosialisasi pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) atau Pantai Selatan (Pansela).(foto: ana alana)

AGTVnews.com – Bupati Blitar mensosialisasikan pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) atau Pantai Selatan (Pansela) di Kabupaten Blitar yang akan segera dimulai. Sosialisasi digelar di Pendopo Ronggo Hadi Negoro,Senin (14/4/2019).

Sejumlah kepala desa yang wilayahnya dilintasi pembangunan JLS 2019 hadir dalam kegiatan sosialisasi ini.

Menurut Bupati Blitar, pada pembangunan JLS tahun 2019 ini Kabupaten Blitar mendapatkan tugas untuk menyediakan lahan buangan hasil galian yang jumlahnya mencapai 2 juta meter kubik.

“Semua pengerjaanya kewenangan pemerintah pusat. Nah, untuk Kabupaten Blitar mendapat tugas untuk menyediakan lahan membuang sisa hasil galian,” jelas Bupati Blitar Rijanto.

|video rekomendasi untuk anda:

 

Untuk hal itu, Pemerintah Kabupaten Blitar akan menggunakan lahan milik perhutani sebagai altenatif. Selain itu digunakan juga lahan aset Pemkab Blitar dan lahan tanah di lokasi wisata yang berada di jalur Pansela.

Panjang jalan dan jembatan Pansela yang di wilayah Kabupaten Blitar yang akan dibangun pada 2019 ini sepanjang 12,85 kilometer.

“Oleh karena itu saya menyambut baik dan positif kegiatan sosialisasi hari ini. Dengan harapan agar dapat memberi gambaran dan penjelasan kepada masyarakat sejauh mana tahapan pembangunan Pansela. Khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Blitar,” jelas Rijanto.

| Baca Juga:  Bupati Blitar Mutasi Ratusan Pegawai, Jabatan Direktur RSUD Wlingi Masih Dibiarkan Kosong

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Puguh Imam Susanto mengatakan, informasi yang diterima dari pemerintah pusat, pembangunan proyek JLS akan dimulai Agustus 2019 nanti.

“Untuk tahun ini proyek pembangunan JLS di sepanjang 12,85 kilometer meliputi badan jalan, jalan, dan dua unit jembatan,” terangnya.

Sedangkan sesuai kewajibannya, pihaknya ditugasi untuk menyiapkan lahan pembuangan tanah galian. Sebab dalam proses pembangun JLS tahun ini diperkirakan akan membuang cukup banyak tanah galian.

Untuk itu pihaknya melakukan koordinasi dengan Perhutani dan masyarakat setempat. Saat ini dipastikan lahan pembuangan tanah galian tersebut juga sudah tersedia.

“Jadi proses lelang hingga teken kontrak dilakukan secara internasional. Kalau berdasarkan surat kontrak, proyek ini akan diselesaikan dalam kurun waktu selama 30 bulan,” pungkasnya. (*)

Advetorial Dinas Kominfo Kabupaten Blitar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here