Beranda Peristiwa Ribuan Ikan di Sungai Kresek Kediri Mati Mendadak

Ribuan Ikan di Sungai Kresek Kediri Mati Mendadak

BERBAGI
warga memungutiikan yang mengapung di sungai Kresek desa Putih Kecamatan Gampengrejo Kabbupaten Kediri.(foto: ist)

AGTVnews.com – Diduga akibat aliran limbah, ribuan ikan di sungai Kresek Desa Putih Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri mati. Dugaan ini muncul karena saat kejadian, kondisi air sungai berbuih dan berwarna keruh.

Dari  video amatir yang beredar, terlihat beberapa warga memunguti ikan yang mengapung tersebut. Tidak hanya ikan berukuran besar yang mati namun juga ikan berukuran kecil ikut mati.

Menurut Ketua Gapoktan Desa Putih, Ahmad Riyanto, sebelum adanya kejadian ikan mati tersebut, muncul bau menyengat. Setelah ditelusuri, ternyata bau tersebut muncul dari sungai. Pada saat itu, banyak warga yang sudah memunguti ikan yang mengapung.

“Ini sudah seringkali kejadian ikan mati mendadak. Sepertinya ada limbah yang dibuang di sungai. Airnya itu warnanya keruh dan bau,” jelas Ahmad.

|video rekomendasi untuk anda:

 

Ditambahkannya, air dari sungai Kresek ini digunakan warga untuk mengairi sawah dan juga untuk budidaya ikan.

| Baca Juga:  Amdal Bermasalah, Polisi Tutup Kandang Babi Ini

“Kita ya khawatir, karena air sungai ini digunakan oleh warga untuk mengisi kolam ikan mereka. Nanti khan takutnya ikannya ikut mati karena tercemar. Ini warga sudah mengupayakan untuk disedot airnya dengan menggunakan genset,”ucapnya.

Adanya kejadian yang sudah berulang ini, warga akhirnya melaporkan ke pihak terkait agar ada penangan lebih lanjut.

“Karena kejadiannya sudah berulang kali, akhirnya kita laporkan. Harapannya ada solusi dari pemerintah. Air sungai ini banyak digunakan warga juga. Kalau tercemar khan membahayakan,” pungkasnya.

Diketahui, warga Desa Putih merupakan pembudidaya ikan air tawar. Mereka menggunakan petak-petak sawah untuk budidaya ikan jenis nila, patin dan gurami. Setidaknya ada 10 petak sawah yang digunakan untuk budidaya, dengan masing-masing petak berisi 50 ribu ikan air tawar.(*)

Reporter: Tim Liputan
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here