Beranda Hukum Kriminal Terungkap, Ini Motif Pembunuhan Disertai Mutilasi Mayat Dalam Koper

Terungkap, Ini Motif Pembunuhan Disertai Mutilasi Mayat Dalam Koper

BERBAGI
pelaku pemutilasi mayat dalam koper, AS dan AP saat pers rilis di Mapolda Jatim . (foto: ana alana)

AGTVnews.com – Motif pembunuhan disertai mutilasi mayat dalam koper terungkap. Pembunuhan sadis ini dilatar belakangi hubungan khusus antara korban dan salah satu pelaku, Aris Sugianto (33 tahun) atau AS. Pengungkapan kasus pembunuhan disertai mutilasi ini dirilis oleh Polda Jawa Timur, Senin (15/4/2019).

Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi mengatakan, antara pelaku Aris Sugianto dan korban memiliki hubungan spesial. Hubungan yang dimaksud adalah hubungan spesifik mengarah pada orientasi penyuka sesama jenis.

“Orientasinya sama, yaitu pria dan pria. Setiap berhubungan AS memberi korban uang. Ini sudah hubungan yang keempat kalinya,” ungkap Kombespol Frans Barung Mangera.

Namun, usai melakukan hubungan untuk keempat kalinya, Aris tak sanggup memberikan uang kepada korban. Sehingga terjadi pertengkaran antara Aris dan korban. Pertengkaran tersebut terjadi di warung milik Aris di Jalan Surya Sambi Kediri. Pada saat itu, korban berkali-kali memaki Aris dan berteriak-teriak.

|video rekomendasi untuk anda:

 

“Nah, cek cok ini kemudian didengar oleh pelaku Azis Prakoso
(24 tahun) atau AP. Azis ini kemudian masuk untuk melerai,” imbuhnya.

Saat itu kemarahan korban justru semakin menjadi-jadi, hingga korban memukul Aziz. Karena dipukul Azis kemudian melawan dengan memegang kerah baju korban. Setelah itu, korban mengambil parang milik AS yang biasa digunakan untuk memasak dan langsung mengayunkan ke arah Azis.

| Baca Juga:  Duel 2 Pemuda di Rumah Janda Karena Masalah Cinta dan Harta

“Azis mencoba menghindari parang tersebut dan berhasil merebutnya. Aziz ganti membacok korban dibagian tangan, punggung dan leher. Akibatnya korban tersungkur dan meninggal dunia” jelasnya.

Ditambahkan Barung, melihay korban sudah tidak bernyawa, Azis dan Aris kemudian berniat memasukan tubuh korban kedalam koper.

Namun ukuran koper terlalu kecil untuk tubuh korban. Akhirnya keduanya bersepakat untuk memenggal kepala korban agar muat masuk ke dalam koper. Keduanya menggorok kepala korban secara bergantian hingga terpisah dari tubuhnya.

“Potongan kepala dan badan dibuang di tempat berbeda. Ini sesuai dengan prediksi kami. Jika wilayah hukum Polres Blitar Kota hanya lokasi pembuangan tubuh yang dimasukan dalam koper, sementara kepala dan lokasi pembunuhan di Kediri,” pungkasnya.

Diketahui Aris Sugianto warga Desa Mangunan Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar menjadi aktor pembunuhan disertai mutilasi terhadap mayat dalam koper. Bersama Azis Prakoso, warga Ringinrejo Kediri, Aris tega menghabisi nyawa Budi Hartanto (28 tahun) yang merupakan guru honorer warga Mojoroto, Kota Kediri.

Usai menggorok kepala korban hingga putus keduanya membuang bagian kepala dan tubuh korban secara terpisah. Kepala korban dibuang di aliran Sungai di Desa Bleber Kecamatan Kras Kabupaten Kediri. Sedangkan bagian tubuhnya dibuang di bawah jembatan Desa Karanggondang Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here