Beranda Ekonomi Bisnis Antisipasi Kenaikan Harga, Bulog Subdivre Tulungagung Gelar Operasi Pasar

Antisipasi Kenaikan Harga, Bulog Subdivre Tulungagung Gelar Operasi Pasar

BERBAGI
operasi pasar bulog subdivre Tulungagung. (foto:firmanto imansyah)

AGTVnews.com – Mengantisipasi naiknya harga di pasaran, Bulog Subdivre Tulungagung menggelar operasi pasar di 3 tempat yakni di Pasar Ngemplak, Pasar Ngunut dan Pasar Bandung, Jumat (17/5/2019).

Bulog menyediakan 3 komoditas yang saat ini dibutuhkan masyarakat. Komoditas tersebut diantaranya bawang putih, gula dan beras.

Wakabulog subdivre Tulungagung, Eri Nurul Hilal mengatakan komoditas bawang putih menjadi komoditas favorit pilihan masyarakat karena harganya di pasaran masih tinggi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, harga bawang putih perkilogram masih dijual dengan harga Rp 32 ribu. Sementara harga dalam opsar Rp 25 ribu perkilogram.

|video rekomendasi untuk anda:

 
[youtube https://www.youtube.com/watch?v=asXdg9D3-Rk?showinfo=0&w=480&h=270]

“Kegiatan hari ini kita coba stabilisasi bawang putih. Saat ini harga Rp 30 ribu perkilo dan diharapkan bisa turun lagi,” ujarnya.

| Baca Juga:  Awasi Distribusi Cabe, Disperindag Sidak Pasar

Selama bulan puasa dan lebaran nanti, pihaknya telah mempersiapkan stok bawang putih sebanyak 1 ton di gudang bulog. Namun karena tingginya permintaan masyarakat, sebanyak 700 kilo bawang putih sudah terjual dan sisanya akan dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Untuk stok kita siagakan 1 ton bawang putih. Tapi sudah terjual 700 kilo, sisa 300kilo ini kita akan siagakan di operasi
Pasar,” ungkapnya.

Selain bawang putih, bulog menyediakan gula putih dengan harga jauh di bawah harga pasar yakni Rp 11.500 perkilo. Sedangkan harga beras terpantau stabil di kisaran Rp 10.500 perkilogramnya untuk beras premium.

| Baca Juga:  Bulog Hentikan Operasi Pasar Cabai Murah

“Untuk gula kita siagakan 7 ton dan sudah terjual 5 ton. Sedangkan untuk beras kita siagakan 15 ton, sudah terjual 7 ton,” tuturnya.

Eri menegaskan, operasi pasar seperti ini akan terus dilakukan agar harga kebutuhan pokok terutama bawang putih bisa stabil kembali di angka Rp 25 ribu rupiah perkilogramnya.

Sementara itu , salah satu warga Khoirul, mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar kali ini. “Beli bawang. Tadi beli 20 kilo, diluar harganya Rp 25 ribu sebelum dijual kalau disini bisa kurang,” punkasnya.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma