Beranda Viral Asyiknya Balap Tamiya Sembari Menunggu Berbuka

Asyiknya Balap Tamiya Sembari Menunggu Berbuka

BERBAGI
sejumlah anggota komunitas 4WD asyik mengikuti balap tamiya.(foto:wiji guntoro)

AGTVnews.com – Komunitas mini 4wd Kediri ternyata memiliki cara sendiri untuk menunggu saatnya berbuka puasa. Komunitas ini menggelar lomba balap tamiya. Selain menyenangkan, kegiatan ini menjadi ajang silaturahim serta sharing tentang tamiya.

Mainan yang pernah trend ditahun 90 an tersebut, masih banyak diminati sejumlah orang. Tidak hanya anak-anak bahkan orang dewasa pun ikut larut dalam keseruan ini.

Komunitas mini 4wd Kediri ini memiliki 30 anggota. Mereka rutin menggelar aksi balap, di sirkuit tamiya, di Desa Maron Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri.

Pada balap tamiya dibagi 2 kelas yakni STO (standart tamiya original) dan STB (standart tamiya box). Untuk 1 unit mini 4wd tamiya STB berkisar antara Rp 300 ribu – Rp 400 ribu sementara untuk menambah aksesoris atau mengupgrade, biaya yang dibutuhkan bisa mencapai Rp 2 juta.

|video rekomendasi untuk anda:

 

Menurut ketua komunitas mini 4wd Kediri, Febri Trilenggono, kegiatan lomba balap ini digelar setiap minggu.

“Di bulan ramadhan kita mulai race dari jam 11 pagi hingga 5 sore. Kalau rencana bisa dilakukan setiap hari jam ngabuburit, tapi tergantung teman-teman kita fleksibel,kalau rutinan pasti ada,”jelasnya.

| Baca Juga:  Keseruan Ngabuburit Berburu Ikan Dengan Tangan Kosong

Febri menambahkan, Sebagian besar anggota komunitas bergabung, karena ingin bernostalgia dengan masa kecil mereka.

“Rata-rata ingin melampiaskan hobi saat kecil. Dulu mereka hanya bisa beli dengan spek terbatas, sekarang sudah punya penghasilan, main lagi,” ucapnya.

Menyeting mobil mainan ini agar bisa melaju cepat dan seimbang di track, bukanlah hal yang mudah. Pemiliknya harus jeli dan mampu mengatur balancing body dengan track lintasan yang dipakai lomba.

Salah satu peserta balapan, Harso Kurniadi menuturkan, butuh ketelitian agar tamiya mereka bisa melaju seimbang dan kencang. “Untuk 1 unit tamiya STO bisa sampai 2,5 juta,karena sparepart nya original jadi mahal,”jelasnya

Harso yang juga sebagai dosen tersebut mengaku, sejak kecil sudah menyukai hobi tamiya. “Begitu ada komunitas, saya gabung. Kalau waktu kecil gak bisa beli,sekarang sudah kerja, kita lampiaskan hobi masa kecil,” pungkasnya.

Wah anda yang punya hobi sama, sepertinya bisa juga ikut komunitas ini. Kesenangan tersalurkan, impian masa kecil juga terwujudkan. (*)

Reporter: Wiji Guntoro
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here