Beranda Peristiwa Gelar Sidak, Satpol PP Tulungagung Temukan Sejumlah warkop Karaoke Masih Beroperasi

Gelar Sidak, Satpol PP Tulungagung Temukan Sejumlah warkop Karaoke Masih Beroperasi

BERBAGI
petugas memeriksa identitas para pemandu lagu. (foto:firmanto imansyah)

AGTVnews.com – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (satpol-PP) Tulungagung mengelar sidak di sejumlah warung kopi dan karaoke, Selasa (14/5/2019) malam. Petugas mendapati adanya warung kopi dan karaoke yang masih beroperasi.

Sebelumnya, pemkab Tulungagung sudah memberikan imbauan kepada pengusaha warung kopi dan karaoke untuk menghentikan operasional mereka selama bulan Ramadhan dan H+2 lebaran.

Kasi Publikasi dan Informasi Satpol PP Tulungagung, Anidya Putra mengatakan 5 lokasi warung kopi dan karaoke yang disasarnya pada operasi kali ini merupakan warung kopi dan karaoke yang masuk dalam aduan masyarakat.

“Kita sasar 5 lokasi sesuai aduan masyarakat yang kita terima. Kita ingatkan kepada mereka agar mentaati peraturan, boleh membuka warung kopinya tapi bukan karaokenya,” ujarnya.

|Video rekomendasi untuk anda:

 

Anindya Putra menjelaskan, pihaknya memanggil pemilik atau pengelola warung kopi dan karaoke tersebut untuk kembali mengingatkan aturan larangan operasional warung kopi dan karaoke selama bulan puasa dan H+2 lebaran.

“Pemilik warung kopi ini mengaku banyak yang belum mengetahui adanya aturan tersebut. Ya kita lakukan razia sekaligus sosialisasi,” ucapnya.

Selain memastikan pengelola warung kopi mematuhi aturan yang ada, Satpol PP juga melakukan pemeriksaan identitas pekerja dan pemandu lagu di 5 lokasi tersebut. Hasilnya petugas menemukan beberapa pemandu lagu dari luar kota yang tidak bisa menunjukkan identitasnya.

| Baca Juga:  Razia Gabungan, Dapati Pengunjung Kafe di Tulungagung Ini Positif Obat Terlarang

Selain itu petugas juga menemukan adanya pemandu lagu yang masih dibawah umur dan belum memiliki identitas diri.

“Ada memang beberapa tadi pemandu lagu yang usainya 18 tahun dan belum memikiki KTP. Kita langsung lakukan pendataan, rata-rata berasal dari luar kota Tulungagung,” tuturnya.

Ditambahkan Anindya, pihaknya akan terus melakukan kegiatan serupa selama bulan Ramadhan. Hal ini agar pengusaha warung kopi menaati aturan buka tutup warung kopi dan karaoke selama bulan Ramadan di Tulungagung.

Sementara itu, salah satu pengelola warung kopi, Ririn mengatakan, belum mengetahui aturan mengenai larangan beroperasinya warung kopi dan karaoke selama bulan puasa.

Selama bulan puasa ini pihaknya hanya beroperasi mulai jam 20.00 sampai pukul 24.00. Hal ini untuk menghormati masyarakat sekitar yang sebagian besar beragama Islam.

“Kita selalu tutup jam 24.00 wib, bukanya mulai pukul 20.00 wib setelah orang orang pulang tarawih,” ujar Ririn.

Beberapa warung kopi yang disidak diantaranya warung kopi dan karaoke Arjuna di desa Bendosari kecamatan Ngantru, kemudian warung kopi dan karaoke Jawara dan Blok M di desa Rejoagung kecamatan Kedungwaru, lalu warung kopi dan Karaoke Srikandi 2 dan Purnama di desa Ringipitu kecamatan Kedungwaru.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here