Beranda Ekonomi Bisnis Iseng Unggah Kostum Robot Pemuda Asal Tulungagung Kebanjiran Orderan

Iseng Unggah Kostum Robot Pemuda Asal Tulungagung Kebanjiran Orderan

BERBAGI
Eko dan hasil kostum bikinannya.(foto:irmanto imansyah)

AGTVnews.com – Berawal dari iseng, mengunggah kostum robot hasil karyanya di media sosial facebook, menjadikan Eko Purnomo asal Tulungagung kebanjiran pesanan.

Laki-laki 32 tahun, warga Desa Jarakan Kecamatan Gondang Tulungagung ini sama sekali tidak pernah menyangka, bisa membuat kostum robot. Maklum dirinya sama sekali tidak pernah menempuh pendidikan sebagai seorang pencipta kostum robot.

Semuanya berawal dari ketertarikannya, saat melihat kostum robot ironman ‘ngamen’ di daerah Jogja.

“Awalnya lihat di Jogya kemudian kok pengen membuat. Akhirnya, malam selesai kerja nguli di proyek trotoar itu, terus bikin kostum, akhirnya dilanjutkan pas sampe Tulungagung,” ujarnya, Selasa (21/5/2019).

|video rekomendasi untuk anda:

 

Eko menggunakan kostum tersebut untuk ‘ngamen’, istilah yang dia gunakan untuk mengais rezeki. Yakni memberikan kesempatan kepada pengunjung Alon- Alon Tulungagung untuk berfoto dengan kostum Ironman yang dia pakai.

| Baca Juga:  Rangkai Kaktus, Pemuda di Tulungagung Kantongi Puluhan Juta per Bulan

“Kostum Ironman jadi, akhirnya dipake ngamen di Aloon Aloon. 3 kali ngamen kemudian ada pesenan ini, akhirnya sudah fokus ke pesena saja,” ucapnya.

Kostum buatannya yang sudah rampung, kemudian di upload di media sosial. Walhasil puluhan pesanan kostum terus berdatangan, bahkan selama 6 bulan terakhir ini dirinya sudah membuat 17 costum robot mulai dari Ironman, Bumbble be hingga Megatron.

“Pertama ada yang pesen 4 buah kostum melalui media sosial. Kemudian terus ada pesanan sampai ke Kalimantan. Ini sebelum lebaran harus kirim ke Bogor,” ucapnya.

Memanfaatkan action figure dan gambar dari internet, Eko mulai membuat ukuran robot yang proporsional. Menggunakan bahan semacam busa yang cukup kenyal, Eko memotong pola sesuai dengan kebutuhan. Kemudian masing-masing bagian direkatkan dengan menggunakan lem biasa.

| Baca Juga:  Susah Cari Sabun Yang Cocok, Ibu di Kediri Ciptakan Sabun Berbahan Dasar Alami

Setelah modelnya terbentuk, Eko mulai melapisinya dengan cat tahan air, kemudian dilanjutkan dengan cat semprot sesuai dengan warna yang diinginkan. Bagian terakhir dilapisi cat finishing sehingga warna nampak mengkilap.

“Dicat waterproof dulu kemudian dilapisi cat mobil. Yang terakhir itu cat lapisan luar agar bisa gilap,” tuturnya.

Bapak muda ini menuturkan, untuk costum Ironman dengan tingkat kerumitan sedang, dijual dengan harga Rp 3 sampai Rp 3,5 juta rupiah. Sedangkan untuk kostum transformer dibandrol dengan harga lebih tinggi mencapai Rp 6 juta.

“Sebenarnya sudah ada dari Malaysia yang nawar, tapi karena ongkirnya lebih mahal daripada kostumnya, akhirnya nggak jadi,” pungkasnya.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here