Beranda Tips Trik Jangan Sembarangan Pilih Menu Buka Puasa, Cermati Tips Berikut

Jangan Sembarangan Pilih Menu Buka Puasa, Cermati Tips Berikut

BERBAGI
Pusat kuliner Ramadan diJalan A Yani Kota Blitar.(foto:ana alana)

AGTVnews.com – Bulan Ramadan biasanya ditandai dengan banyaknya pedagang yang menjajakan menu berbuka puasa. Mulai dari makanan, minuman dan berbagai kudapan untuk berbuka.

Terlebih menjelang waktu berbuka puasa, banyak yang lebih suka membelinya di luar sambil ngabuburit atau sepulang kerja daripada repot menggolah sendiri hidangan berbuka di rumah.

Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tetap aman mengkonsumsi makanan dan minuman yang dibeli di luar.

Berikut beberapa tips yang dibagikan Dinas Kesehatan Kota Blitar, seperti disampaikan Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Blitar, dr Dharma Setiawan :

|video rekomendasi untuk anda:

 

1. Perhatikan Kemasan

Cara mengemas makanan harus menjadi perhatian utama ketika hendak membeli makanan. Yang sering dijumpai adalah makanan yang dijajakan dengan alas kertas koran. Masyarakat disarankan untuk tidak memilih makanan yang disajikan beralaskan koran.
“Tinta dari kertas koran bisa mencemari makanan yang disajikan,” ungkap dr Dharma.

| Baca Juga:  Gelar Razia Mamin, BNN Nganjuk Temukan Perkusor Narkoba

2. Cara Menjajakan Makanan

Masyarakat harus memperhatikan cara menjajakan makanan. Apakah makanan itu dijajakan secara terbuka atau tertutup. Kalau dijajakan terbuka sebaiknya jangan dipilih karena rawan dihinggapi lalat dan serangga.

“Kaki lalat dan serangga lainya juga bisa mencemari makanan dan kalau makanan itu kita makan bisa menyebabkan sakit perut atau diare,” imbuhnya.

3. Perhatikan Bentuk Dan Tampilan

Makanan atau minuman dengan warna mencolok tidak disarankan untuk dikonsumsi. Biasanya, pedagang cenderung memberi makanan dan minuman warna yang mencolok untuk menarik konsumen.

Padahal makanan yang mempunyai bentuk menarik dan warna cerah mencolok justru patut dicurigai. Dikhawatirkan makanan tersebut mengandung pewarna untuk pakaian. “Makanan dengan tampilan mencolok justru patut dicurigai, jangan-jangan bukan pewarna makanan,” pungkasnya.

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here