Beranda Ekonomi Bisnis Modal 15 Juta Laki-laki di Nganjuk Sukses Beternak Puyuh Petelur

Modal 15 Juta Laki-laki di Nganjuk Sukses Beternak Puyuh Petelur

BERBAGI
salah satu sudut rumah Hamid yang dimanfaatkan sebagai lokasi beternak puyuh.(foto:anto wijaya)

AGTVnews.com – Memulai sebuah usaha rumahan memerlukan perhitungan yang matang. Apakah usaha tersebut nantinya akan untung atau justru merugi. Terlebih dengan modal yang dirasa hanya sedikit.

Namun keraguan tersebut berhasil dipatahkan, Hamid Efendi, warga Desa Kepanjen Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk. Laki-laki 40 tahun ini berhasil mengembangkan usaha ternak puyuh dengan modal sebesar Rp 15 juta.

Awalnya usaha ternak puyuh tersebut dilakoni Hamid sebagai bisnis sampingan saja. Namun ternyata kini, setiap bulan dirinya mampu mengantongi pendapatan bersih minimal Rp 5 juta.

“Modal Rp 15 juta itu, saya gunakan untuk pembuatan kandang, pembelian bibit seribu ekor dan pakan. Ternyata dalam kurun waktu satu bulan saya sudah panen dan mendapatkan hasil,” jelas Hamid.

|video rekomendasi untuk anda:

 

Hamid menambahkan, dalam satu bulan, dari puyuh petelur miliknya bisa menghasilkan sekitar duaratus empat puluh kilogram telur. “Bila dikalikan dengan harga telur puyuh saat ini, keuntungannya yang didapat sekitar lima jutaan,” ucapnya.

| Baca Juga:  Sari Buah Nanas Sortiran, Bisnis yang Menggiurkan

Lanjut Hamid, bila jumlah puyuh tersebut semakin banyak, maka hasil yang didapat juga akan semakin besar. “Ya kalau jumlah puyuhnya semakin banyak, tinggal mengkalikan saja hasilnya,” jelasnya.

Meski terkesan gampang, namun beternak puyuh ini tetap ada kendalanya. Peternak harus memperhatikan kelembaban dan kekeringan kandang. Terlebih pada musim penghujan.

“Kalau musim penghujan, kelembababan dan kekeringan kandang harus diperhatikan. Kalau kelembaban tinggi, nanti bisa mengganggu produktifitas dari puyuh petelur tersebut,” pungkasnya.

Hamid menggunakan sedikit lahan yang ada di samping rumahnya. Dengan sistem kandang baterai menjadikan penggunaan lahan lebih efisien dan lebih mudah untuk dibersihkan.

Ternyata, tidak ada yang mustahil, jika kita benar-benar mau berusaha. Dengan modal sedikit, bisa mendapatkan hasil yang lebih banyak. (*)

Reporter: Anto Wijaya
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here