Beranda Hukum Kriminal Tangkap Pengedar, Polsek Ngunut Amankan Ribuan Pil Dobel L

Tangkap Pengedar, Polsek Ngunut Amankan Ribuan Pil Dobel L

BERBAGI
pelaku Aang Mustofa saat diperiksa petugas.(foto:firmanto imansyah)

AGTVnews.com – Unit Reskrim Polsek Ngunut Tulungagung mengungkap peredaran pil dobel L dan Sabu di wilayah kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung. Peredaran obat terlarang ini terungkap setelah adanya informasi terkait adanya transaksi pil dobel L di sekitar wilayah Ngunut.

Kanit Reskrim Polsek Ngunut, Iptu Hery Poerwanto mengatakan pelaku ditangkap di pinggir jalan umum sebelah selatan jembatan desa Sumberingin kidul.

Satu pelaku yang ditangkap yakni Aang Mustofa (25 tahun) warga desa Purworejo kecamatan Ngunut, sedangkan pelaku lain yang berhasil melarikan diri adalan Ari Irawan alias Kirun (30 tahun) warga desa Kaliwungu Kecamatan Ngunut.

“Satu pelaku kita amankan, satu lainnya masih dalam pengejaran” ujarnya.

|video rekomendasi untuk anda:

 
[youtube https://www.youtube.com/watch?v=cFLjUgNIf9o?showinfo=0&w=480&h=270]

Hery menjelaskan, terungkapnya kasus tersebut bermula dari informasi yang diperoleh petugas, adanya pengiriman pil dobel L dengan skala sedang. Petugas langsung mengembangkan informasi tersebut dan melakukan penyelidikan.

“Dari bahan keterangan yang kami terima, diperkirakan barang akan di drop di daerah Desa Sumberingin Kidul,” ungkapnya.

| Baca Juga:  Amankan Dua Pengedar, Polisi Sita Puluhan Ribu Dobel L

Setelah mendapatkan informasi, petugas melakukan pengintaian. Hasilnya petugas mendapati sepeda motor yang dikendarai oleh 3 orang. Dua orang dewasa dan seorang anak-anak yang berhenti di sebelah selatan jembatan masuk Desa Sumberingin Kidul.

Pada saat itu,Aang Mustofa yang duduk di paling belakang turun untuk mengambil sesuatu di pinggir jalan tersebut. Kemudian petugas langsung bereaksi dan menangkap pelaku, namun sayang satu pelaku berhasil kabur dengan sepeda motornya.

Dari tangan Aang berhasil diamankan 3000 butir pil dobel L. Dari pengakuan Aang, akhirnya polisi melakukan pengembangan dan menggeledah rumah kos Ari Irawan.

Hasilnya petugas menemukan barang bukti berupa dua poket sabu dengan berat total 0,6 gram, dua set alat bong, 10 biji plastik klip bekas bungkus sabu, 5 buah potongan sedotan, 3 buah pipet kaca, 2 buah alat pengapian, 3 buah korek api gas, 1 buah gunting kertas, 625 butir pil dobel l, dan sebuah Handphone.

| Baca Juga:  7 Pengedar Narkoba Diringkus Dalam Kurun Waktu 2 Minggu

“Meski Ari Irawan tidak ada ditempat, barang-barang tersebut kami amankan. Petugas juga sudah memasukkan Ari Irawan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” tegasnya.

Berdasarkan catatan yang dimiliki oleh pihak kepolisian, diketahui kedua pelaku merupakan residivis. Aang pernah tersangkut kasus pengeroyokan pada 2012 yang lalu. Sedangkan Ari baru bebas dari lapas setahun yang lalu setelah terjerat kasus Narkoba di Blitar.

Dari apa yang dilakukan, Aang Mustofa akan dijerat dengan pasal 197 sub pasal 196 UURI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sedangkan untuk Ari Irawan, akan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) sub pasal 127 ayat (1) UURI No 35 tahun 2009 tentang narkotika jo pasal 197 sub pasal 196 UURI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya.(*)

Reporter: Firmanto Imansnyah
Editor: Linda Kusuma