Beranda Peristiwa Gelar Razia, Satpol PP Kediri Temukan Praktik Prostitusi Online Semakin Marak

Gelar Razia, Satpol PP Kediri Temukan Praktik Prostitusi Online Semakin Marak

BERBAGI
Satpol PP Kota Kediri menggelar razia cipta kondisi. (foto:wiji guntoro)

AGTVnews.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Kediri menemukan praktik prostitusi online yang terjadi di Kota Kediri semakin marak. Temuan ini berdasarkan hasil razia cipta kondisi yang digelar.

Dari data yang didapat petugas, para pelaku prostitusi online ini menggunakan 3 aplikasi media sosial, yakni Facebook, Whatsapp dan MiChat.

Menurut Kabidtrantibum Satpol PP Kota Kediri, Nurkhamid, dari hasil razia cipta kondisi, petugas mengamankan seorang gadis yang didalam kos bersama seorang pria.

“Sebelumnya pernah kita amankan bukan suami istri. Ternyata dia menyewa perempuan tersebut melalui aplikasi MiChat. Kemudian berhubungan dengan whastapp,” jelas Nurkhamid, Kamis (13/6/2019).

|video rekomendasi untuk anda:

 

Nurkhamid menambahkan, pelaku kemudian diserahkan ke pihak kepolisian, untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Seperti kasus kemarin perempuan inisial WY. Kita serahkan ke pihak kepolisian, karena bukan ranah kita. Tetapi kita juga kan tahu tanda-tanda nya. Jadi kita razia yustisi, baik hotel, maupun kos karena tempat tersebut jadi tempat asusila,”imbuhnya.

| Baca Juga:  Mengaku TNI Seorang Pemuda Diamankan di Panti Pijat Kediri

Modus yang dilakukan penyedia jasa prostitusi online ini melalui aplikasi media sosial. Harga yang dipatok sebesar Rp 350 ribu untuk sekali berhubungan dengan menggunakan kondom.

“Ini ada hubungannya dengan kos dan hotel. Kita sudah tutup sejumlah kos yang disalahgunakan jadi sewa jam-jaman untuk tindak asusila,” ujarnya.

Ditambahkan Nurkhamid, Prostitusi online yang dilakukan ada dua jenis yakni dengan mucikari maupun tidak.

“Meskipun kita sudah bersihkan pasti masih ada, karena online jadi terbuka tidak hanya dari Kota Kediri bisa saja dari luar daerah. Namun bisa jadi lokasi pertemuannya di Kediri. Kita akan tingkatkan pengawasan terus dengan razia yustisi sesuai perda kota Kediri,” pungkasnya.(*)

Reporter: Wiji Guntoro
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here