Beranda Hukum Kriminal Gergaji Kayu Jati, Laki-Laki di Blitar Diamankan

Gergaji Kayu Jati, Laki-Laki di Blitar Diamankan

BERBAGI
kayu jati yang ditebang pelaku, saat ini diamankan petugas kepolisian. (foto: ana alana)

AGTVnews.com – Nekat mencuri 18 kayu jati gelondongan, Hari Kriswanto (26 tahun) diamankan petugas kepolisian. Pria asal Dusun Ngebel Desa Maron Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, ini melakukan pencurian di petak 9E RPH Ngubalan BPKB Rejotangan KPH Blitar.

Petak ini masuk wilayah Desa Maron Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar. Kasubag Humas Polres Blitar, Iptu M Burhanudin mengatakan pelaku menebang pohon dengan cara manual menggunakan gergaji tangan dan buka gergaji mesin.

“Tersangka telah melakukan penebangan tiga batang pohon Jati dengan menggunakan gergaji tangan atau secara manual. Selanjutnya dipotong menjadi ukuran 2 meter menjadi sebanyak 18 batang,” ungkap Kasubag Humas Polres Blitar Iptu M Burhanudin, Senin (24/6/2019).

| Baca Juga:  Curi Kompresor Residivis Tua di Tulungagung Ditembak Petugas

Burhanudin menambahkan, 18 potong batang kayu itu, rencananya akan diangkut menggunakan sepeda motor Honda Grand berwarna hitam tanpa nomor polisi. Selain 18 potong batang kayu dan sebuah sepeda motor, polisi juga mengamankan tiga tunggak pohon jati yang telah dipotong pelaku.

|video rekomendasi untuk anda:

 

“Rencananya 18 potong batang kayu ini akan diangkut pelaku menggunakan sepeda motor. Namun belum sempat dibawa kabur sudah kepergok oleh petugas Perhutani yang serang melakukan patroli,” jelas Burhanudin.

Aksi pencurian kayu milik perhutani di Kabupaten Blitar memang cukup marak. Kebanyakan pelaku memilih kabur dan meninggalkan kayu hasil curian serta kendaraannya setekah ketahuan petugas.

| Baca Juga:  Berkas Kurang, Polisi Lakukan Rekrontruksi Ulang Pembunuhan Ibu Muda di Tulungagung

“Pelaku melanggar UURI No. 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusak hutan,” pungkas Burhan.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here