Beranda Peristiwa Jadi Temuan BPK, 15 Guru SMA di Tulungagung dan Trenggalek Kembalikan TPP

Jadi Temuan BPK, 15 Guru SMA di Tulungagung dan Trenggalek Kembalikan TPP

BERBAGI
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Tulungagung – Trenggalek, Solikin. (foto:firmanto imansyah)

AGTVnews.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan sejumlah penggunaan uang negara yang tidak wajar di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur pada anggaran tahun 2018.

Setelah dilakukan pendalaman , anggaran tersebut merupakan anggaran Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) yang diberikan kepada 15 orang guru lembaga setingkat SMA yang ada di bawah Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Tulungagung – Trenggalek.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Tulungagung – Trenggalek, Solikin mengakui adanya temuan tersebut. Namun saat ini masalah yang dimaksudkan sudah selesai sebab guru yang menerima TPP tersebut telah mengembalikannya ke kas negara.

“Ada 15 guru, 10 guru di lembaga sekolah yang ada di Tulungagung, 5 lainnya di lembaga sekolah yang ada di Trenggalek tapi semua sudah dikembalikan ke kas negara,” ujar Solikin, Rabu (26/6/2019).

| Baca Juga:  Puluhan Pelajar di Kota Kediri Bersaing Jadi Yang Terbaik Dalam OSN Mipa SD

|video rekomendasi untuk anda:

 

Solikin menjelaskan, hal ini terjadi bukan karena kesengajaan maupun niat dari guru-guru tersebut. Dalam sistem penggajian yang masih berlaku di lembaganya.

Ke 15 guru tersebut masih terdaftar sebagai guru aktif dan mengajar dengan status yang masih sama. Sehingga secara otomatis mereka masih mendapatkan TPP yang ditransfer ke rekening mereka masing-masing.

Padahal sebagian dari mereka sudah pensiun atau ada yang sudah menjadi PNS sehingga penggajian dan TPP sudah bersumber dari anggaran pemerintah yang berbeda.

| Baca Juga:  Guru Honorer se-Kabupaten Blitar Mogok Mengajar, Begini Tanggapan Dinas Pendidikan

“Mereka ini ada yang sudah pensiun, ada yang sudah jadi PNS tapi di dalam sistem masih dicatat bekerja dan aktif makanya mendapatkan TPP terus, selama 2 bulan,” ungkapnya.

Solikin memperkirakan ada dana yang dikembalikan sebesar Rp 90 juta, dengan rincian masing-masing guru menerima TPP untuk 2 bulan dengan besaran 3 juta rupiah perbulannya.

“Kalau nilai pastinya saya kurang tahu, tapi kalau TPP masing-masing orang itu Rp 3 jutaan, terus mereka dapat selama 2 bulan, ya tinggal kalikan saja sekitar 90 jutaan,” pungkasnya.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma