Beranda Peristiwa Pembuatan Mercon Campuran Karbit dan Oksigen Yang Meledak di Blitar Sudah Tradisi

Pembuatan Mercon Campuran Karbit dan Oksigen Yang Meledak di Blitar Sudah Tradisi

BERBAGI
Kapolres Blitar AKBP Anisullah M Ridha saat melakukan olah TKP. (foto: ana alana)

AGTVnews.om – Pembuatan balon udara di bekas pemondokan dan mushola di Dusun Jombor Desa Mandesan Kecamatan Selopuro Blitar sudah menjadi tradisi menjelang Hari Raya Fitri. Mercon dari bahan-bahan sederhana itu rencananya akan diledakan saat malam takbiran dan usai salat Idul Fitri.

Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha menyebutkan, bahan baku pembuat mercon itu diantaranya plastik pembungkus bibit ikan, karbit dan gas oksigen.

“Kedua bahan berupa karbit dan gas oksigen ini kemudian dimasukan dalam kantong plastik berukuran besar yang biasanya digunakan untuk membungkus bibit ikan,” ungkap AKBP Anissullah M Ridha.

Sementara Kepala Dusun Jombor, Slamet Mutamim, mengatakan setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri santri mushola setempat memang selalu membuat mercon berbahan sederhana ini. Setelah selesai memasukan gas oksigen dan karbit ke dalam plastik, kemudian disimpan.

| Baca Juga:  Korban Ledakan Kantong Plastik Berisi Gas Karbit dan Oksigen Meninggal Dunia

|video rekomendasi untuk anda:

 

Kantong-kantong plastik itu kemudian disulut dengan tongkat kayu jika hendak diledakan. “Ledakan kemarin itu suaranya cukup keras lebih keras dari biasanya,” pungkasnya.

Sebelumnya sebuah tabung plastik berisi campuran oksigen dan karbit meledak. Akibatnya sebuah mushola di Dusun Jombro Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar hancur, serta melukai dua bocah laki-laki yang berada di dekatnya.

Akibat kejadian tersebut, dua bocah yang sedang menonton proses pembuatan terluka dan harus menjalani perawatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here