Beranda Hukum Kriminal Tidak Terima Diingatkan Saat Nyalakan Petasan, Dua Pemuda Bertato Ini Diciduk Polisi

Tidak Terima Diingatkan Saat Nyalakan Petasan, Dua Pemuda Bertato Ini Diciduk Polisi

BERBAGI
pelaku pengeroyokan saat diamankan petugas.(foto:ana alana)

AGTVnews.com – Dua pemuda bertato dilaporkan ke polisi karena petasan. Keduanya diketahui Maryono dan Andik Hariawan. Maryono warga Dusun Cungkup RT 03 RW 02 Desa Ngrendeng Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar. Sedangkan Andik warga Desa Trenyang Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang.

Pelaku diamankan usai melakukan tindak penganiayaan terhadap Suliadi (43 tahun) warga Desa Nggrendeng Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar.

Kasubag Humas Polres Blitar Iptu Burhanudin mengatakan, aksi penganiayaan itu berawal ketika korban berulang kali mendengar ledakan petasan di depan rumahnya. Merasa terganggu, korban kemudian keluar rumah dan mendapati kedua pelaku sedang membunyikan petasan.

“Korban menegur kedua pelaku, namun teguran itu tak diindahkan. Justru kedua pelaku mengumpat kepada korban. Kemudian korban mendatangi kedua pelaku,” ungkap Iptu Burhanudin, Senin (10/6/2019).

| Baca Juga:  Jual Bahan Peledak Emak-emak di Blitar Diamankan

|video rekomendasi untuk anda:

 

Saat itu pelaku merasa tersinggung dengan teguran korban. Hingga kedua pelaku memukul wajah korban dengan tangan. Tidak hanya itu pelaku juga memukul menggunakan alat berupa gantungan kalung siung babi.

“Korban mengalami robek pada pipi kiri rerta memar pada dahi dan hidung,” jelasnya.

Saat diamankan dari mulut kedua pelaku tercium baru alkohol. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu buah taring babi dan satu buah akik monel bermotif tengkorak yang dipakai untuk melukai korban.

“Akibat perbuatannya para pelaku dapat diancam dengan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan hukuman penjara 5 tahun,” pungkasnya.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here