Beranda Advetorial Walikota Berharap Warga Kota Kediri Di Prioritaskan Di PPDB SMA

Walikota Berharap Warga Kota Kediri Di Prioritaskan Di PPDB SMA

BERBAGI
Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar. (foto:wiji guntoro)

AGTVnews.com – Sistem zonasi pada Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 mengalami banyak permasalahan sejak dibukanya proses pendaftaran.Tak sedikit pula orang tua wali murid yang kesulitan hingga mendatangi dinas terkait.

Menanggapi hal tersebut Walikota Kediri menyampaikan setelah mengecek,ternyata permasalahan NIK paling banyak dikeluhkan kesalahan input data,terlambat untuk update Kartu Keluarga didalam aturannya minimal 6 bulan terakhir.

“Kalau untuk PPDB SD/SMP yang kita minta yang di prioritaskan adalah warga kota kediri dulu. Kalau permasalahannya setelah saya dalami ada banyak, ada orang pindah tapi belum update domisili baru, kesalahan mengetik. Makanya saya sampaikan untuk segera update data di dispendukcapil,” himbaunya.

| Baca Juga:  Ketua TP PKK Kota Kediri Lakukan Monitoring dan Evaluasi Pokja

Sementara itu untuk PPDB SMA, Walikota hanya berharap dengan sistem yang dijalankan sekarang bisa menjadi evaluasi dari Provinsi terkait permasalahan yang muncul dalam sistem zonasi.

|video rekomendasi untuk anda:

 

“Kalau kita dulunya membangun SMA di prioritaskan untuk warga Kota Kediri. Di kota hanya ada 8 SMA seharusnya kalau dihitung jarak warga kota bisa tertampung. Tapi karena SMA sekarang di bawah Dinas Pendidikan Provinsi, kita hanya bisa berharap”,jelasnya.

“Seharusnya ya kalau sekolah yang dibangun di Kota Kediri, prioritas untuk warga kota. Kalau kuota tersisa baru ambil dari luar. Kami juga berharap daerah lain juga membuat sekolah, sehingga acuan tidak hanya Kota Kediri yang punya 8 SMA. Masa warga Kota Kediri harus sekolah keluar daerah. Selain jaraknya jauh kan juga tingkat kerawanan juga tinggi,”pungkasnya.(*)

Advetorial Bagian Humas dan protokol Pemkot Kediri