Beranda Advetorial Walikota Kediri Gelar Safari Halalbihalal ke Tokoh Agama

Walikota Kediri Gelar Safari Halalbihalal ke Tokoh Agama

BERBAGI
Forkopimda Plus Kota Kediri menggelar safari Halalbihalal ke sejumlah Kyai di Kota Kediri. (foto: wiji guntoro)

AGTVnews.com – Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar bersama Forkopimda Plus dan FKUB Kota Kediri melakukan safari Halalbihalal 1440 H dengan berkunjung ke para kyai di Kota Kediri, Kamis (13/6/2019).

Kegiatan ini dimulai dengan mengunjungi kediaman Kyai Kafabihi Mahrus di lingkungan Pondok Pesantren Lirboyo. Selanjutnya, rombongan melakukan perjalanan ke kediaman KH Anwar Iskandar (Gus War) di Kelurahan Jamsaren.

Sementara Pondok pesantren wali barokah menjadi lokasi terakhir dalam rangkaian kunjungan kali ini. Rombongan disambut langsung oleh Ketua Ponpes Wali Barokah Sunarto, beserta pengurus.

Mas Abu panggilan akrab walikota mengungkapkan, bahwa kunjungan ke para kyai sengaja dilakukan guna menyambung silaturahim dan meminta doa agar selalu diberikan kemudahan di setiap tugasnya dalam melayani masyarakat Kota Kediri.

|video rekomendasi untuk anda:

 

“Ini kali kesekian kita mengadakan silaturahmi ke Wali Barokah untuk menyambung tali silaturahmi. Alhamdulillah Kota Kediri sangat kondusif dan kalau kita lihat dari perkembangan, dari sisi ekonomi juga sangat luar biasa dibandingkan dengan daerah lain. Kita memiliki pertumbuhan 7,02,” jelas Mas Abu.

Inflasinya di bulan puasa kemarin juga paling rendah di Indonesia yaitu 0,05. Kedatangan kami kesini juga mohon doa, karena kami membangun Kota Kediri untuk kemajuan bersama baik ukhuwahnya, pendidikan, ekonomi, kesehatan, stabilitas politik dan budayanya,” imbuhnya.

Mas Abu mengungkapkan selama lima tahun kepemimpinannya pada periode pertama, banyak hal yang telah berhasil dilakukan berkat dukungan semua pihak, termasuk pondok pesantren.

| Baca Juga:  Puluhan Perancang Busana Ikuti 4Th Dhoho Street Fashion

“Saya bersyukur setelah menjabat lima tahun yang lalu bahkan sampai sekarang pondok-pondok, tokoh agama, tokoh masyarakat terus memberikan dukungan dan sumbangsih pemikiran bagi Kota Kediri,” ucapnya

Sehingga tingkat toleransi di Kota Kediri alhamdulillah sangat tinggi. Kota kediri boleh berkembang, tapi berkembangnya tidak boleh ngawur, harus kita tata sesuai dengan kebudayaan kita, sesuai dengan desain kita yaitu banyaknya pondok pesantren di Kota Kediri. Untuk itu saya mohon dukungannya agar Kota Kediri bisa terus berkembang sesuai dengan harapan kita bersama,” harapnya.

Lebih lanjut mengenai rencana pembangunan yang akan dilakukan untuk lima tahun ke depan, Mas Abu mengutarakan akan berusaha mengatasi kemacetan karena adanya exit tol .

“Kami sekarang sedang menyiapkan rencana untuk lima tahun ke depan. Termasuk salah satunya antisipasi kemacetan termasuk membuat ring road. Kami juga minta dukungan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi maupun Kabupaten Kediri. Jadi ini harus ada sinergitas antara pusat, propinsi maupun daerah,” ungkapnya.

Terakhir, Mas Abu mengatakan saat ini sedang mengembangkan small medium enterprise di Kota Kediri agar UKM di kota kediri berjalan dengan baik. Hal ini mengingat Kota Kediri adalah Kota perniagaan. Mas Abu juga mengungkapkan peran pondok pesantren sangat penting dalam meningkatkan human development index.(*)

Advetorial Bagian Humas dan Protokol Pemkot Kediri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here