Beranda Peristiwa Gagal Panen, Ini Yang Dilakukan Petani di Nganjuk

Gagal Panen, Ini Yang Dilakukan Petani di Nganjuk

BERBAGI
petani di Nganjuk memilih memotong tanaman padi miliknya dan digunakan sebagai pakan ternak. (foto:bayu samudra)

AGTVnews.com – Memasuki musim kemarau, hektaran tanaman padi petani di Desa Mojoduwur Kecamatan Ngetos kabupaten Nganjuk mati. Sejumlah petani hanya bisa pasarah menghadapi gagal panen kali ini. Agar tidak terlalu merugi, petani memilih untuk memotong tanaman padi ini dan digunakan sebagai pakan ternak.

Salah satu petani di desa Mojoduwur, Bari mengatakan, kekeringan ini sudah terjadi sejak dua bulan lalu. Air sungai yang digunakan petani sudah tidak bisa digunakan. Sementara petani juga kesulitan membuat sumur bor, karena struktur tanah yang keras.

“Biasanya air untuk disawah pakai dari sungai. Tapi ini sungainya sudah gak ada airnya sama sekali. Ya dibiarkan begini saja,” ucapnya, Sabtu (13/7/2019).

Bari menambahkan, petani hanya mengandalkan pengairan dari air hujan saja. “Ya airnya kalau pas hujan itu. Bikin sumur bor sulit, karena tanah ini keras sekali. Sudah pernah dicoba, tapi gagal,” ucapnya.

| Baca Juga:  Kemarau Panjang Warga Blitar Selatan Terpaksa Gunakan Air Kotor

|video rekomendasi untuk anda:

 

Sementara itu, Yatini petani lainnya, berharap pemerintah membuatkan embung, agar warga bisa mendapatkan air saat musim kemarau seperti ini.

“Ya kalau bisa dibuatkan embung. Jadi kalau air sungai gak ada, kita masih bisa mendapatkan air untuk sawah,” harapnya.

Kepala dinas pertanian Nganjuk, Gunawan mengatakan, dinas hanya bisa menyarankan petani untuk mengasuransikan tanamannya. Hal ini untuk mengantisipasi jika ada gagal panen bisa mendapatkan ganti rugi dari pemerintah.

“Ya kalau kondisinya seperti ini memang sulit. Mau nanam jagung juga susah. Mungkin kacanghijau masih bisa ini. Tapi kalau padi, pasti mati,”ucapnya.

Sedikitnya terdapat 108 hektar tanaman padi yang mengalami gagal panen di Kabupaten Nganjuk.(*)

Reporter: Bayu Samudra
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here