Beranda Ekonomi Bisnis Panen, Petani Cengkeh Madiun Tercekik Harga

Panen, Petani Cengkeh Madiun Tercekik Harga

BERBAGI
salah satu petani tengah memanen cengkeh. (foto:eko pras)

AGTVnews.com – Sejumlah petani cengkeh di Kabupaten Madiun mengeluh turunnya harga cengkeh saat ini. Pdahal mereka tengah mengalami panen. Penurunan harga yang terjadi cukup signifikan antara 20 hingga 40 persen.

Seperti yang dialami Sugeng, petani cengkeh dari Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun. Sugeng mengaku harga jual cengkeh basah saat ini berkisar antara Rp 17 ribu -Rp 20 ribu perkilogram.

Sementara harga cengkeh kering berkisar antara Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu perkilogram.

“Kalau panen sebelumnya kemarin, harganya masih bagus. Harga basah itu bisa Rp 25 ribu sampai Rp 35 ribu perkilogramnya. Kalau kering lebih mahal lagi bisa mencapai Rp 100 ribu perkilogramnya,” jelas Sugeng, Senin (8/7/2019).

|video rekomendasi untuk anda:

 

Sugeng menambahkan, petani tidak hanya dipusingkan dengan turunnya harga, namun juga adanya tambahan biaya agar pohon cengkeh ini tetap bisa berbuah dan bertahan.

“Saat ini cuaca sudah memasuki musim kemarau. jadi petani harus mengeluarkan biaya tambahan agar pohon cengkeh ini tetap bisa menghasilkan. Padahal saat ini harga panenan sedang turun,” ucapnya.

Sentra penghasil cengkeh di Kabupaten Madiun ada di lereng Wilis yakni di Kecamatan Dolopo, Dagangan dan Kare. Petani hanya bisa berharap, pemerintah ikut membantu agar harga cengkeh bisa kembali stabil.(*)

Reporter: Eko Pras
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here