Beranda Advetorial Peringati Hari Jadi Pemkot Kediri Gelar Larung Sesaji dan Labuh Bumi di...

Peringati Hari Jadi Pemkot Kediri Gelar Larung Sesaji dan Labuh Bumi di Sungai Brantas

BERBAGI
Ribuan warga Kota kediri antusias untuk berebut tumpeng dalam rangka Larung Sesaji dan Labuh Bumi, memperingati hari jadi Kota Kediri ke-1140. (foto:wiji guntoro)

AGTVnews.com – Memperingati hari jadi Kota kediri ke-1140, Pemerintah Kota Kediri menggelar kegiatan larung sesaji dan labuh bumi di aliran sungai brantas di kawasan taman Brantas, Minggu (28/7/2019).

Larung sesaji dan labuh bumi ini merupakan kegiatan tahunan yang selalu diadakan oleh pemerintah setempat. Hal ini sebagai wujud untuk melestarikan adat dan budaya asli Kediri. Meski merupakan kegiatan tahunan, namun acara ini selalu menyedot antusiasme ribuan warga.

Warga berebut untuk mendapatkan tumpeng sesaji. Mereka berharap akan mendapat keberkahan. Pemerintah menyediakan dua tumpeng raksasa yang berisi palawija dan umbi-umbian hasil bumi Kota kediri. Tidak hanya itu, panitia juga menyediakan satu kepala sapi dan dua ekor bebek yang akan dilarung di sungai brantas.

| Baca Juga:  Sukses Digelar, Dhoho Street Fashion Akan Libatkan Asosiasi Perancang

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Nur Muhyar mengatakan, kegiatan larung sesaji dan labuh bumi ini merupakan kekayaan lokal yang harus dilestarikan.

|video rekomendasi untuk anda:

 

“Ini adalah sebagai wujud syukur kita. Diharapkan dengan kegiatan seperti ini budaya dan adat asli Kota kediri terus terjaga dan tidak akan punah,” jelasnya.

Nur Muhyar menambahkan, kegiatan larung sesaji dan labuh bumi ini bisa menjadi satu potensi wisata budaya.

“Kedepan kita akan kemas dengan lebih menarik lagi sehingga banyak wisatawan dari luar juga yang datang. Kita berharap dengan berbagai kegiatan hari jadi membawa dampak ekonomi untuk warga kota Kediri,”jelasnya.

| Baca Juga:  Turnamen catur semarakkan Bazzarku Bazaarmu

Panitia melarung satu kepala sapi dan dua ekor bebek ke tengah sungai brantas menggunakan speedboat. Kegiatan ini sangat ditunggu-tunggu warga. Mereka percaya, jika mendapatkan kepala sapi maupun bebek yang dilarung akan mendapatkan keberkahan.

Dengan antusias ratusan warga langsung masuk ke sungai brantas, dan berusah memperebutkan sesajen yang dilarung itu.

Larung sesaji dan labuh bumi tersebut sebagai simbolisasi rasa syukur dan ajakan kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian sungai dengan ekosistemnya.(*)

Advetorial Bagian Humas dan Protokol Kota Kediri