Beranda Hukum Kriminal Ternyata Ini Yang Diincar Pelaku Pembacokan di Tulungagung

Ternyata Ini Yang Diincar Pelaku Pembacokan di Tulungagung

BERBAGI
luka pada punggung DP yang menjadi petunjuk aksi pembacokan yang dilakukannya. (foto: firmanto imansyah)

AGTVnews.com – Unit Reskrim Polsek Karangrejo telah mengamankan pelaku pembacokan terhadap Dewi Ratnasari (25 tahun) warga desa Gedangan kecamatan Karangrejo Tulungagung.

Dari hasil pemeriksaan diketahui jika pelaku pembacokan, DP (16 tahun) masih merupakan kerabat dari suami korban, bahkan tempat tinggalnya hanya berjarak 100 meter dari rumah korban.

Kapolsek Karangrejo, Iptu Sugeng mengatakan, pihaknya perlu 5 kali olah TKP untuk mengungkap kasus ini. “Ciri ciri pelaku tidak memakai baju saat beraksi, hal ini sudah mengarahkan kecurigaan kita kalau pelaku ini orang dekat tapi kita perlu bukti yang kuat,” ujarnya, Kamis (11/7/2019).

Selain melakukan olah TKP, pihaknya juga meminta keterangan sejumlah saksi dan tetangga korban, hingga akhirnya kecurigaan mengarah pada DP.

|video rekomendasi untuk anda:

 

Namun pelaku terus berkelit menciptakan alibi untuk menghindari petugas. Adanya temuan luka pada bagian punggung dan perut pelaku menjadi langkah maju yang membuat kasus ini jelas.

“Pelaku ini langsung tidur usai kejadian dan mengaku saat ditanya itu dirinya tidak kemana-mana hanya tidur dirumah. Kemudian kita minta buka baju, rupanya ada bekas luka yang identik dengan luka terkena jendela,” tuturnya.

Kapolsek menjelaskan, selain mengamankan pelaku, pihaknya juga menyita sabit dan celana pendek yang dipakai korban saat beraksi. “Sabitnya kita amankan, celana pendek juga, kalau maskernya sudah dibakar sama pelaku,” lanjutnya.

| Baca Juga:  Menjadi Sindikat Curanmor, 3 Residivis Kembali Ditangkap Polisi

Sementara itu pelaku pembacokan, DP mengaku tidak pernah merencanakan aksinya tersebut. Aksi ini dilakukan spontan, saat melihat jendela kamar yang terbuka.

Ndak ada rencana, pas lewat itu jendela terbuka. Saya lihat ada handphone kemudian langsung muncul niat mau nyuri. Uangnya buat mabuk-mabukan,” ucap DP.

DP mengaku langsung pulang usai melihat handphone tersebut. Sesampainya dirumah dirinya melepas baju dan mengambil sabit dirumah neneknya. “Saya lepas baju dan pakai masker biar tidak dikenali. Kemudian bawa sabit itu masuk lewat jendela,” Kata DP.

Setelah berhasil masuk di dalam kamar, tiba tiba korban terbangun. Teriakan korban membuat DP panik dan langsung mengayunkan sabitnya sebanyak 10 kali kearah korban.

“Saya bacok 10 kali. Saya tahu itu perempuan, tapi karena kepepet terus saya bacok,” pungkasnya.

Aksi DP tergolong sadis mengingat selama aksinya tersebut dirinya sadar. Aksi pelaku baru berhenti setelah korban bersimbah darah didalam kamar. (*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here