Beranda Hukum Kriminal Lakukan Pendampingan ULT-PSAI Sebut Kondisi Korban Traficking Stabil

Lakukan Pendampingan ULT-PSAI Sebut Kondisi Korban Traficking Stabil

BERBAGI
Koordinator ULT PSAI Tulungagung, Sunarto . (foto:firmanto imansyah)

AGTVnews.com – Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULT-PSAI) Kabupaten Tulungagung ikut melakukan pendampingan terhadap 4 orang ABG korban traficking asal Tulungagung.

Lembaga perlindungan anak ini diikutsertakan, karena 3 orang korban traficking tersebut masih berada di bawah umur dan perlu pendampingan untuk menghadapi kasus tersebut.

Koordinator ULT PSAI Tulungagung, Sunarto mengatakan secara psikologis kondisi ketiga korban tidak mengalami tekanan dan masih bisa menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan.

“Kondisi psikologis dari hasil konsultasi tim kami, anak-anak ini bisa menjawab pertanyaan dengan baik. Artinya kita tidak melihat trauma yang cukup kuat pada korban,” ujarnya, Rabu (7/8/2019).

| Baca Juga:  Astaga, ABG Pelayan Warkop Plus-Plus Bisa Layani 10 Tamu Sehari

|video rekomendasi untuk anda:

 

Meski demikian, korban tetap masih membutuhkan pendampingan untuk bisa mendapatkan kembali hak-haknya sebagai anak. Salah satunya adalah haknya untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Sunarto menyebut ketiga korban yakni NA, AP dan WA masih berusia wajib sekolah, namun ketiganya mengaku sudah tidak sekolah sejak beberapa bulan yang lalu. Ada yang beralasan karena faktor ekonomi namun ada juga yang karena ikut-ikutan temannya.

“Sudah putus sekolah, makanya kita itu tugasnya untuk mengembalikan mereka ke bangku sekolah dan mengembalikan mereka kepada orang tuanya agar mendapatkan pendidikan dan pengajaran yang layak,” terangnya.

| Baca Juga:  Prostitusi Kedok Panti Pijat di Kediri Digerebek Polisi

ULT-PSAI akan melakukan pendampingan dan mendorong para korban untuk kembali ke bangku sekolah agar bisa meneruskan pendidikannya dan mendapatkan lingkungan yang tidak menjerumuskan ketiganya kepada kegiatan-kegiatan yang merugikan dan membahayakan diri mereka sendiri.

“Kita juga bakal menguatkan peran orang tua, keluarga khususnya sehingga mereka bisa kembali ke keluarga lagi,” pungkasnya.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here