Beranda Hukum Kriminal Gunakan Jasa NA, Nelayan Trenggalek Jadi Tersangka Ekploitasi Anak Dibawah Umur

Gunakan Jasa NA, Nelayan Trenggalek Jadi Tersangka Ekploitasi Anak Dibawah Umur

BERBAGI
Suwaji pelanggan NA harus mendekam di tahanan Polres Tulungagung. (foto:fimrnato imansyah)

AGTVnews.com – Kepolisian Resort Tulungagung kembali menetapkan satu tersangka kasus traficking anak dibawah umur yang dipekerjakan sebagai pelayan warung kopi.

Seorang nelayan warga Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek ditetapkan sebagai tersangka. Suwaji (48 tahun) diketahui beberapa kali menggunakan jasa NA untuk melayani hasrat seksualnya.

Menurut Paur Subbag Humas Polres Tulungagung, Bripka Endro Purnomo, sebelumnya 2 tersangka pemilik warung kopi dan perantara Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) diamakan, kini seorang lagi konsumen TPPO ditetapkan sebagai tersangka.

“Total sekarang ada 3 tersangka yang kami amankan. Suwaji ditetapkan sebagai tersangka sebab kepolisian telah menemukan dua alat bukti yang menjerat nelayan tersebut,” jelas Endro, Senin (12/8/2019).

| Baca Juga:  Polda Jatim Ungkap Prostitusi Online, Kapolres Akan Lakukan Pendalaman

|video rekomendasi untuk anda:

 

Endro menambahkan, dalam perkara ini tersangka Suwaji berperan sebagai pengguna jasa dan mengeksploitasi korban NA (14 tahun) warga kecamatan Gondang Tulungagung. Aksi tersebut dilakukan Suwaji di warung kopi talenta dalam 3 bulan terakhir ini.

“Kita kembangkan berdasarkan pengakuan korban NA, kemudian kita sesuaikan dengan keterangan tersangka, ternyata memang benar” ungkapnya.

Berdasarkan pengakuan NA, selama 3 bulan terakhir ini dirinya sudah 4 kali melayani tersangka Suwaji untuk berhubungan seksual. Sementara Suwaji mengaku hanya dua kali berhubungan seksual dengan korban.

“Suwaji ini mengaku membayar korban sama dengan yang lainnya Rp 200 ribu untuk sekali berhubungan badan,”imbuhnya.

| Baca Juga:  Bisnis Prostitusi di Blitar Terbongkar dari Razia Pasangan Mesum

Dihadapan penyidik polres Tulungagung, tersangka Suwaji mengaku beberapa kali ngopi di warung tersebut kemudian kenal dan akrab dengan korban NA.

“Jadi ngakunya ini tersangka dirayu dan digoda-goda oleh korban, kemudian terjadilah persetubuhan itu. Keterangannya masih terus kita kembangkan,” jelasnya.

Kini bapak satu anak yang tinggal sendirian karena ditinggal istrinya menjadi TKW harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Suwaji dijerat dengan pasal 2 ayat (1) jo pasal 17 Undang Undang RI nomer 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang. Selain itu tersangka juga dijerat dengan pasal 17 karena korban masih anak-anak.(*)

Reporter:Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma