Beranda Hukum Kriminal P2TP2A Kabupaten Blitar Dampingi Cucu Korban Kekerasan Seksual Kakeknya

P2TP2A Kabupaten Blitar Dampingi Cucu Korban Kekerasan Seksual Kakeknya

BERBAGI
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Wahid Rosyidi. (foto:ana alana)

AGTVnews.com – Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Blitar memberikan pendampingan anak di bawah umur yang menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan kakek tirinya sendiri.

Menurut Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Wahid Rosyidi, kasus kekerasan seksual ini menimpa gadis berusia 14 tahun di Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Akibat perbuatan yang dilakukan kakek tiri korban, kini korban tengah hamil dengan usia kandungan empat bulan. Sementara pelaku Sobirin (66 tahun) ditahan di Mapolres Blitar Kota.

“Kasus ini sudah ditangani Polres Blitar Kota, pelaku juga sudah ditahan. Tugas kami melakukan pendampingan terhadap korban dan sejauh ini tim sudah turun untuk memberikan pendampingan terhadap korban,” ungkap Wahid Rosyidi, Selasa (20/8/2019).

| Baca Juga:  Pelaku Pembacokan 3 Wanita di Blitar Berencana Bunuh Orang Tuanya

|video rekomendasi untuk anda:

 

Menurut dia, P2TP2A telah memberikan pendampingan psikologis yang saat ini masih berjalan. Kedepan P2TP2A juga akan memberikan pendampingan keagamaan kepada korban.

“Korban perlu dipulihkan mentalnya melalui pendampingan psikologis dan keagamaan. Selanjutnya kami akan memberikan pendampingan hukum untuk kasusnya. Karena nanti pasti akan ada pemeriksaan terhadap korban. Jangan sampai korban merasa ketakutan. Harapan kami korban bisa menceritakan kronologis yang jelas kepada pihak kepolisian,” imbuhnya.

Ditambahkannya, P2TP2A juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Blitar untuk memberikan perawatan medis kepada korban. “Mengingat kondisi korban yang masih di bawah umur, secara fisik sebenarnya belum siap untuk dibuahi dan melahirkan,” paparnya.

| Baca Juga:  Komplotan Spesialis Pecah Kaca Mobil Asal Sidoarjo Dibekuk Di Kediri

Kejadian ini terungkap usai para tetangga curiga dengan perubahan bentuk tubuh korban. Korban juga sering terlihat lemas dan tidak bersemangat.

Korban kemudian dibawa ke rumah Kepala Desa setempat untuk diinterogasi. Korban akhirnya mengaku jika telah disetubuhi kakek tirinya. Perangkat desa kemudian membawa korban ke bidan desa dan diketahui jika korban positif hamil empat bulan.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma