Beranda Peristiwa Tidak Mau Ikut Bongkar Kasusnya, 7 Napi Korupsi Tulungagung Tidak Dapat Remisi

Tidak Mau Ikut Bongkar Kasusnya, 7 Napi Korupsi Tulungagung Tidak Dapat Remisi

BERBAGI
data napi korupsi yang tidak mendapatkan remisi tahun ini. (foto:firmanto imansyah)

AGTVnews.com – Sebanyak 7 napi korupsi di lapas kelas IIB Tulungagung tidak mendapatkan remisi pada Ulang Tahun Kemerdekaan ini.
Mereka adalah 2 warga binaan yang masih berstatus tahanan karena kasusnya belum diputuskan oleh pengadilan dan 5 diantaranya sudah berstatus narapidana.

Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung, Ery Taruna menyebut selain harus berkelakuan baik dan menjalani 6 bulan masa hukumannya. Bagi narapidana tindak pidana korupsi yang ingin mendapatkan remisi harus memenuhi syarat lainnya yakni kerugian negara dan menjadi Justice Colaborator (JC).

“Sampai saat ini belum ada yang mau menjadi JC, artinya ikut membantu negara membongkar kasusnya,” ujar Ery , Kamis (15/8/2019).

Berdasarkan data yang dimiliki lapas, 2 tahanan Kasus korupsi yang saat ini ada di dalam Lapas Kelas IIB Tulungagung adalah Eko Purnomo, mantan kepala SMP Negeri 02 Tulungagung yang terjerat kasus pungli PPDB tahun 2017.

| Baca Juga:  Tidak Bayar Denda, 2 Napi Gagal Bebas

|video rekomendasi untuk anda:

 

Kemudian Suprapto, mantan kades Sumberinginkulon kecamatan Ngunut yang terlibat korupsi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa tahun 2015-2016.

“2 orang masih berstatus tahanan, sedangkan 5 lainnya sudah narapidana, untuk Suprapto sebenarnya sudah ada vonis namun masih mengajukan banding,” ungkapnya.

Sedangkan 5 narapidana kasus korupsi lainnya adalah, Dwi Sunarhadi, Bambang Santoso, Sujoko, Arif Susilo dan Nanang Yasifun.

Dwi terjerat korupsi pengajuan dan penyaluran dana pinjaman dari Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro dan Menenngah (LPDBKUMKM)kepada KUD Dewi Sri di desa Mulyosari kecamatan Pagerwojo, dengan vonis 4 tahun penjara.

Bambang Santoso merupakan mantan sekertaris desa Tulungrejo kecamatan Karangrejo, Narapidana korupsi pengurusan Prona tanah tahun 2014 dengan vonis 4 tahun penjara.

Kemudian Sujoko merupakan mantan kasir kantor Pos Tulungagung, yang dijebloskan ke penjara setelah terjerat kasus korupsi uang kas perusahaan, dengan vonis 4 tahun penjara.

| Baca Juga:  Barisan Pocong Gegerkan Agustusan Di Tulungagung

Lalu Arif Susila, divonis 2 tahun 6 bulan penjara setelah terjerat kasus korupsi pengajuan dan penyaluran dana pinjaman dari Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro dan Menenngah (LPDBKUMKM), kepada KSU Syariah BTM di desa Sambirobyong kecamatan Sumbergempol.

Sedangkan Nanang Yasifun, divonis 1 tahun 4 bulan karena kasus korupsi revitalisasi lapangan olahraga di desa Buntaran kecamatan Rejotangan Tulungagung.

“Mereka ini belum memenuhi syarat untuk mendapatkan remisi, karena memang tidak menjadi JC dan mengganti kerugian. Kalau ndak bisa mengembalikan ya menjalani subsidernya itu. Untuk subsidernya tidak bisa dikenai remisi karena yang bisa hanya pidana pokoknya saja,”pungkasnya.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma