Beranda Hukum Kriminal Wanita Pengedar Narkotika Asal Banyuwangi Ternyata PSK Tawarkan Sabu Pada Calon...

Wanita Pengedar Narkotika Asal Banyuwangi Ternyata PSK Tawarkan Sabu Pada Calon Pelanggan

BERBAGI
Pelaku ternyata PSK yang tawarkan sabu ke pelanggannya agar bisa menikmati barang haram tersebut dengan gratis. (foto:ana alana)

AGTVnews.com – Wanita asal Banyuwangi yang kedapatan membawa kedua poket sabu ternyata seorang penjaja seks komersial (PSK). Dwisanti (29 tahun) Warga Dusun/Desa Genteng Wetan Rt 14 Rw 15 Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi ini menawarkan sabu kepada pelanggannya.

Kasubag Humas Polres Blitar, Iptu M Burhanudding mengatakan, aksi pelaku terbongkar saat hendak melayani calon pelanggannya di depan sebuah hotel, di jalan raya Desa/Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar, Minggu (11/8) pukul 03.00 WIB.

Setelah dilakukan penangkapan polisi kemudian menggeledah pelaku. Polisi menemukan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak dua poket. Berat masing-masing poket sabu 0,27 gram dan 0,28 gram.

“Yang bersangkutan diamankan di Jalan Raya Selorejo, Blitar. Barang bukti yang ditemukan tersebut dibungkus dalam dua plastik klip dengan berat masing-masing 0,27 gram dan 0,28 gram,” ungkap Iptu M Burhanudin, Selasa (13/8/2019).

| Baca Juga:  Agar Kuat Melaut, Nelayan di Pesisir Selatan Blitar Konsumsi Sabu

|video rekomendasi untuk anda:

 

Saat diinterogasi, tersangka mengaku sudah lama kecanduan barang haram tersebut. Tersangka kemudian memanfaatkan profesinya sebagai PSK untuk bisa mengkonsumsi sabu secara gratis. Modusnya sabu tersebut ditawarkan kepada pelanggan yang akan memakai jasa prostitusinya.

“Jadi pelaku ini modusnya menawarkan sabu kepada pelanggannya. Kalau pelanggan menghendaki sabu tersebut kemudian dikirim dari seorang pengedar di Malang melalui sistem ranjau setelah ia mentransfer sejumlah uang,” imbuhnya.

Tersangka diduga masuk jaringan pengedar narkotika antar kota. Polisi saat ini masih melakukan pengembangan penyelidikan untuk menemukan pelaku lain yang terkait.

Atas perbuatannya, tersangka akan dikenakan Pasal 114 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here